Konvoi Bantuan PBB di Suriah Diserang, AS Murka

Selasa, 20 September 2016 - 11:59 WIB
Konvoi Bantuan PBB di...
Konvoi Bantuan PBB di Suriah Diserang, AS Murka
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mengaku marah dengan adanya serangan terhadap konvoi bantuan kemanusiaan PBB di Suriah. Konvoi bantuan itu diserang saat hendak mengirimkan bantuan ke Aleppo.
Serangan itu diduga kuat dilakukan oleh jet tempur Suriah ataupun Rusia. Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan, jet-jet tempur tersebut melakukan puluhan serangan di sekitar Aleppo, yang beberapa diantaranya mengenai konvoi bantuan kemanusiaan PBB.
Kelompok yang berbasis di London itu mengatakan, 32 orang tewas dalam serangan tersebut. Dimana, 12 diantaranya adalah anggota tim kemanusiaan PBB.
AS menuturkan, Rusia dan Suriah sangat mengetahui maksud dari keberadaan konvoi itu. Washington memastikan akan segera melakukan kontak dengan Moskow untuk membahas hal ini.
"Tujuan konvoi ini dikenal rezim Suriah dan federasi Rusia dan pekerja bantuan tersebut tewas dalam usaha mereka untuk memberikan bantuan kepada rakyat Suriah," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS John Kirby dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Selasa (20/9).
"AS akan mengangkat isu ini secara langsung dengan Rusia. Mengingat pelanggaran berat terhadap Penghentian Permusuhan, kita akan menilai kembali prospek masa depan untuk kerjasama dengan Rusia," sambungnya.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
53 menit yang lalu
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
1 jam yang lalu
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
3 jam yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
3 jam yang lalu
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
5 jam yang lalu
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved