Marah, Ankara Sebut Pelajaran Demokrasi AS Tak Diterima di Turki

Kamis, 15 September 2016 - 09:24 WIB
Marah, Ankara Sebut...
Marah, Ankara Sebut Pelajaran Demokrasi AS Tak Diterima di Turki
A A A
ANKARA - Pemerintah Turki marah setelah Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Ankara mengkritik pemecatan 28 walikota terpilih di Turki tenggara karena dicurigai mendanai militan Kudri. Ankara menekan AS agar menghormati kedaulatannya dan menyebut “pelajaran demokrasi” AS tak bisa diterima di Turki.

Kemarahan Turki ini disampaikan Perdana Menteri Binali Yildirim. Menurutnya, Turki tak bisa terima disalahkan oleh Keduataan Besar di Ankara karena memecat 28 walikota terpilih.

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, menegaskan bahwa Duta Besar AS bukan gubernur di Turki.

Pada hari Minggu lalu, Kedutaan Besar AS di Turki mengeluarkan pernyataan keprihatinan atas langkah Pemerintah Presiden Tayyip Erdogan yang memecat 28 walikota terpilih sehingga memicu demontrasi besar-besaran di Suruc, Batman dan Hakkari, yang dibubarkan paksa oleh polisi Turki.

Baca:
Turki Pecat 28 Walikota Terpilih karena Dicurigai Danai Militan Kurdi


Para pengunjuk rasa turun ke jalan untuk melampiaskan kemarahan mereka atas pemecatan 28 walikota terpilih di wilayah Turki tenggara yang didominasi warga etnis Kurdi.

“Pemerintah AS mendukung hak Turki untuk mempertahankan diri, juga mendesak (Turki) menghormati proses peradilan dan hak-hak individu, termasuk hak mengekspresikan politik dengan damai,” bunyi pernyataan Kedubes AS di Turki.

Namun, komentar Kedubes AS itu menyebabkan kemarahan di Ankara. ”Fakta bahwa beberapa pihak sekarang berusaha untuk memberikan Turki pelajaran demokrasi (AS) yang tidak pernah diterima,” kata kata Perdana Menteri Binali Yildirim kemarin seperti dikutip dari Hurriyet Daily News, Kamis (15/9/2016).

Yildirim bersikeras bahwa semua walikota yang dipecat pada 11 September 2016 lalu telah memberikan dukungan kepada PKK, sebuah organisasi Kurdi yang dianggap teroris oleh Turki.

”Pernyataan yang dibuat oleh seorang duta besar (AS) kemarin membuat kami sedih. Kami melihatnya sebagai sebuah intervensi dalam urusan dalam negeri Turki dan evaluasi tersebut tidak dapat diterima,” ujar Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu .
(mas)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dipecundangi...
Amerika Serikat Dipecundangi Turki 2-3
Erdogan: Sanksi Amerika...
Erdogan: Sanksi Amerika Serikat Tidak Menghormati Turki
Erdogan: Turki Kirim...
Erdogan: Turki Kirim Peralatan Medis ke Amerika Serikat
9 Negara Sekutu Utama...
9 Negara Sekutu Utama Amerika Serikat di Timur Tengah
Erdogan: Gaza adalah...
Erdogan: Gaza adalah Tanah Palestina, Amerika Serikat Harus Menerimanya
Lawan COVID-19, Turki...
Lawan COVID-19, Turki Kirim Bantuan Peralatan Medis ke AS 
Berita Terkini
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
30 menit yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
1 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
1 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
2 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
3 jam yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
4 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved