Perempuan Muslim Dibakar saat Belanja di Sebuah Butik di AS

Selasa, 13 September 2016 - 08:11 WIB
Perempuan Muslim Dibakar...
Perempuan Muslim Dibakar saat Belanja di Sebuah Butik di AS
A A A
MANHATTAN - Seorang perempuan Muslim yang mengenakan pakaian keagamaan dibakar oleh orang asing saat berbelanja di kawasan Fifth Avenue di Manhattan, New York, Amerika Serikat (AS), pada akhir pekan lalu. Polisi masih menyelidiki apakah kejadian itu terkait kejahatan rasial atau bukan.

Menurut sumber di kepolisian setempat, perempuan Muslim bernama Nemariq Alhinai, 35, sedang berjalan di depan Valentino dapartment store sekitar pukul 21.00 waktu New York pada hari Sabtu.

Perempuan itu tiba-tiba merasakan sensasi hangat di lengan kirinya. Dia kemudian menunduk dan melihat blusnya terbakar.

Alhinai berupaya memadamkan kobaran api di bajunya dan kemudian melihat seorang pria tak dikenal berdiri di sampingnya yang diduga sebagai pelaku. Pria itu melarikan diri ke arah East 54th Street.

Polisi, seperti dikutip dari New York Daily News, Selasa (13/9/2016) masih memburu pelaku dan tidak merinci kondisi Alhinai.

Insiden ini hanya berselang beberapa hari setelah dua perempuan Muslim diserang seorang perempuan pendukung calon presiden Donald Trump. Serangan itu terjadi di Brooklyn saat kedua korban membawa bayi di kereta dorong.

Penyerang diketahui bernama Emirjeta Xhelili, 32. Saat menyerang, dia meneriakkan hinaan bernada kebencian terhadap Islam.

”F**k, keluar dari sini,” teriak Xhelili, yang ditirukan Asisten Jaksa Kelli Muse saat membacakan dakwaan di sebuah pengadilan di Brooklyn, pada hari Jumat pekan lalu. ”F **k hengkang dari Amerika, Ini adalah Amerika, Anda tidak harus berbeda dari kami,” lanjut teriakan pelaku.

Xhelili lantas menekan dua wanita Muslim itu di bagian wajah dan mencoba merobek jilbab yang mereka kenakan.

Kedua korban bertahan karena menjaga kereta dorong bayi agar tidak terbalik. ”Dia (pelaku) bahkan tidak peduli terhadap kondisi bayi. Begitulah bagaimana seriusnya kejahatan kebencian ini,” kata Muse.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
40 menit yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
1 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
2 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
3 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
4 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved