AS Desak China Tekan Korut Akhiri Program Nuklirnya
Sabtu, 10 September 2016 - 12:50 WIB
AS Desak China Tekan Korut Akhiri Program Nuklirnya
A
A
A
OSLO - Amerika Serikat (AS) meminta China untuk menekan Korea Utara (Korut) untuk mengakhiri program nuklirnya. Permintaan ini muncul setelah Pyongyang melakukan uji coba nuklir kelima dan terbesar pada Jumat kemarin.
Dalam kunjungannya ke Norwegia, Menteri Pertahanan AS Ashton Carter mengatakan masyarakat internasional harus melipatgandakan tekanan pada Korut setelah uji coba nuklir tersebut dan meminta China memainkan pengaruhnya.
"Itu tanggung jawab China. China memiliki dan berbagi tanggung jawab yang penting untuk perkembangan ini dan memiliki tanggung jawab yang penting untuk membalikkan itu," kata Carter.
"Dan menjadi penting bahwa China menggunakan lokasi, sejarah dan pengaruhnya untuk lebih memajukan denuklirisasi Semenanjung Korea," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (10/9/2016).
Ia juga mengatakan bahwa uji coba nuklir akan memperkuat tekad untuk meningkatkan pertahanan di Korsel, termasuk penyebaran unit anti rudal THAAD dan radar.
Carter mengatakan, ia telah berbicara dengan Menteri Pertahanan Korsel Han Min-ko setelah uji coba tersebut dan menegaskan komitmen AS untuk membela KOrsel dan sekutu AS lainnya di wilayah Asia.
Dalam kunjungannya ke Norwegia, Menteri Pertahanan AS Ashton Carter mengatakan masyarakat internasional harus melipatgandakan tekanan pada Korut setelah uji coba nuklir tersebut dan meminta China memainkan pengaruhnya.
"Itu tanggung jawab China. China memiliki dan berbagi tanggung jawab yang penting untuk perkembangan ini dan memiliki tanggung jawab yang penting untuk membalikkan itu," kata Carter.
"Dan menjadi penting bahwa China menggunakan lokasi, sejarah dan pengaruhnya untuk lebih memajukan denuklirisasi Semenanjung Korea," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (10/9/2016).
Ia juga mengatakan bahwa uji coba nuklir akan memperkuat tekad untuk meningkatkan pertahanan di Korsel, termasuk penyebaran unit anti rudal THAAD dan radar.
Carter mengatakan, ia telah berbicara dengan Menteri Pertahanan Korsel Han Min-ko setelah uji coba tersebut dan menegaskan komitmen AS untuk membela KOrsel dan sekutu AS lainnya di wilayah Asia.
(ian)