Terus Usik LCS, China Kirim Peringatan Keras ke AS

Kamis, 08 September 2016 - 13:02 WIB
Terus Usik LCS, China...
Terus Usik LCS, China Kirim Peringatan Keras ke AS
A A A
BEIJING - China mengirimkan peringatan ke Amerika Serikat (AS) untuk keluar dari sengketa Laut China Selatan (LCS). Peringatan ini dikeluarkan setelah Washington menuding Beijing membangun struktur permanen di daerah LCS.

Berbicara setelah pembicaraan dengan negara-negara lain pada pertemuan puncak regional di Laos, Perdana Menteri China Li Keqiang mengatakan China ingin bekerjasama dengan negara-negara lain untuk "menghilangkan gangguan" di zona maritim yang disengketakan.

Kementerian Luar Negeri China lewat rilisnya mengatakan, dalam pertemuan itu, Li diparafrasekan mengatakan Cina bersedia untuk bekerja dengan negara-negara Asean dalam "menghilangkan gangguan dan benar-benar menangani isu Laut Cina Selatan."

Keqiang tidak menjelaskan apa yang dimaksud dengan menghilangkan gangguan. Tapi kata-kata tersebut biasanya digunakan pejabat China untuk merujuk kepada negara dari luar daerah yang tidak terlibat langsung dalam sengketa, seperti AS seperti disitat dari The Guardian, Kamis (8/9/2016).

Dikatakan Keqiang, dengan upaya bersama dari China dan anggota ASEAN , situasi di Laut China Selatan itu bergerak ke arah yang positif. Perdamaian dan stabilitas di kawasan itu terkait langsung dengan kesejahteraan dan pembangunan negara-negara tetangga, katanya.

"Negara-negara di kawasan itu adalah penerima manfaat terbesar dari perdamaian di Laut Cina Selatan. Sejarah dan fakta telah berulang kali menunjukkan bahwa Laut Cina Selatan hanya bisa damai dan stabil selama negara-negara regional sendiri mendapatkan kunci untuk memperbaiki masalah," kata Li Keqiang.
(ian)
Berita Terkait
Klaim China Terhadap...
Klaim China Terhadap Fitur di Laut China Selatan Bisa Picu Serangan Balasan
Duterte: Konflik dengan...
Duterte: Konflik dengan China Pasti Berujung Pertumpahan Darah
Menlu Filipina kepada...
Menlu Filipina kepada China: Keluar dari Laut China Selatan!
Gentayangan di LCS,...
Gentayangan di LCS, China Sebut Pesawat Intai Australia Ancam Kedaulatan
Menhan Filipina: Beijing...
Menhan Filipina: Beijing Ingin Caplok Lebih Banyak Wilayah di Laut China Selatan
Bersitegang dengan China,...
Bersitegang dengan China, Filipina Bangun Stasiun Pemantau di LCS
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
5 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
6 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
7 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
8 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
9 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
10 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved