China Perbanyak Armada di LCS, Filipina Kesal

Minggu, 04 September 2016 - 17:21 WIB
China Perbanyak Armada...
China Perbanyak Armada di LCS, Filipina Kesal
A A A
MANILA - Pemerintah Filipina mengaku kesal dengan sikap pemerintah China, karena masih tidak menghormati putusan Pengadilan Arbitrase soal Laut China Selatan. Filipina menyebut, mereka melihat adanya peningkatan armada maritim China di wilayah sengketa tersebut.
Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana menuturkan, pihaknya akan meminta penjelasan dari Kedutaan Besar China di Manila mengenai hal ini. Lorenaza mengatakan, pihaknya setidaknya melihat 10 kapal tambahan yang dikerahkan China ke Scarborough Shoal.
"Ada empat kapal Penjaga Pantai China dan enam kapal lainnya, termasuk sebuah kapal tongkang berwarna biru, di sekitar Scarborough Shoal," kata Lorenaza dalam sebuah pernyataan tertulis.
"Kehadiran banyak kapal selain Penjaga Pantai di daerah tersebut benar-benar menyebabkan keprihatinan," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Minggu (4/9).
Scarborough Shoal adalah kumpulan terumbu karang yang muncul ke permukaan laut. Manila tetap mengganggap kawasan itu hanyalah terumbu karang, dan hal itu sesuai dengan putusan Pengadilan Arbitrase. Namun, China tetap menganggap kawasan itu sebagai sebuah pulau.
Manila mengatakan wilayah itu sangat penting bagi Filipina, karena merupakan salah satu wilayah yang kaya akan ikan. Nelayan Filipina sendiri dilarang mendekat ke wilayah tersebut oleh China, yang menurut Manila hal tersebut merupakan pelanggaran terhadap hukum laut internasional.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
9 menit yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
1 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
2 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
2 jam yang lalu
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
4 jam yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved