Buru Penyelundup Manusia, Inggris Kirim Kapal Perang ke Libya

Minggu, 04 September 2016 - 06:54 WIB
Buru Penyelundup Manusia,...
Buru Penyelundup Manusia, Inggris Kirim Kapal Perang ke Libya
A A A
LONDON - Sebuah kapal perang Inggris akan tiba di lepas pantai Libya dalam beberapa hari ke depan. Pengiriman kapal perang ini sebagai upaya untuk mencegat dan menangkap penyelundup manusia seiring arus migran yang mencoba menyeberangi Mediterania untuk mencapai Italia.

HMS Diamond, sebuah kapal perusak Type-45 dilengkapi dengan senapan 4,5 inci, rudal dan penembak meriam cepat, akan bergabung dengan armada Uni Eropa dalam Operasi Sophia, yang bertugas menangkap penyelundup di laut. Otorisasi formal untuk misi diberikan oleh Brussels pada bulan Juni. Minggu lalu, misi itu diperluas untuk mencakup mencegat pedagang senjata dan pelatihan penjaga pantai Libya.

HMS Diamond akan bergabung dengan HMS Enterprise, yang pekan lalu menyelamatkan 700 migran dari Libya, dan lebih dari selusin kapal Uni Eropa lainnya. Enterprise adalah kapal survei yang mulai bekerja dengan petugas GCHQ untuk mengidentifikasi jaringan sejak bulan Juni 2015 seperti dikutip dari The Guardian, Minggu (4/9/2016).

Operasi Sophia telah menggunakan penyadapan elektronik selama tahun lalu untuk membangun sebuah gambaran dari penyelundupan migran, yang terkonsentrasi di pesisir Libya barat, kedua sisi Tripoli. Percakapan telepon seluler antara pemimpin geng dilacak untuk mengetahui bahwa penyelundup siap untuk mengirimkan sejumlah besar migran ke laut.

Namun, saat ini para penyelundup manusia telah merubah taktik mereka. Sejak Operasi Sophia menangkapi kapal kayu, para penyelundup kini menggunakan perahu karet yang diimpor dari Eropa dan Turki. Laporan Operasi Sophia mencatat satu konsinyasi 20 perahu karet, ditemukan di Malta, diizinkan dikirim ke Libya.

Sedangkan di laut, para penyelundup sekarang mempekerjakan "serigala" yaitu menempatkan salah satu anggota geng di perahu nellayan bertindak sebagai penjaga, melarikan kapal penyelundup jika mereka melihat unit angkatan laut disekitarnya.
(ian)
Berita Terkait
Intelijen Inggris dan...
Intelijen Inggris dan Prancis Terlibat Pembunuhan Saif al-Islam Gaddafi, Ini 3 Motifnya
Rusia: Inggris Munafik...
Rusia: Inggris Munafik karena Menginvasi Yugoslavia, Irak, Libya...
Italia: Membiarkan Muammar...
Italia: Membiarkan Muammar Gaddafi Dibunuh, Barat Bikin Kesalahan Besar
Delapan Kuburan Massal...
Delapan Kuburan Massal Ditemukan di Libya, PBB Serukan Penyelidikan
Mengapa Bencana Banjir...
Mengapa Bencana Banjir di Libya seperti Tsunami?
Satelit Rekam Badai...
Satelit Rekam Badai Mediterania yang Langka Penyebab Banjir Libya
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
6 jam yang lalu
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
7 jam yang lalu
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
8 jam yang lalu
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
9 jam yang lalu
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
10 jam yang lalu
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
11 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved