FBI Rilis Hasil Penyelidikan Skandal Email Hillary

Sabtu, 03 September 2016 - 03:16 WIB
FBI Rilis Hasil Penyelidikan...
FBI Rilis Hasil Penyelidikan Skandal Email Hillary
A A A
WASHINGTON - Biro investigasi Amerika Serikat (AS), FBI, merilis dokumen yang berkaitan dengan penyelidikan penggunaan server pribadi email Hillary Clinton selama ia menjabat sebagai sekretaris negara. Dokumen yang dirilis termasuk catatan wawancara dengan Hillary.

"Hari ini FBI merilis ringkasan wawancara mantan Menteri Luar Negeri Hillary Cliton dengan FBI pada 2 Juli 2016 mengenai tuduhan bahwa informasi rahasia yang tidak disimpan atau dikirimkan pada server email pribadi yang ia gunakan selama masa jabatannya. Kami juga merilis ringkasan faktual investigasi FBI dalam masalah ini," kata FBI dalam sebuah pernyataan.

"Laporan ini menceritakan informasi yang dikumpulkan dalam investigasi ini. Hal ini tidak dimaksudkan untuk mengatasi potensi inkonsistensi atau validitas informasi terkait," sambung pernyataan itu seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (3/9/2016).

Terdapat dua dokumen hasil penyelidikan tersebut. Dokumen pertama setebal 47 halaman adalah ringkasan dari penyelidikan, yang dimulai pada bulan Juli 2015, atas permintaan dari Inspektur Jenderal Intelijen Masyarakat AS . Yang kedua adalah ringkasan 11 halaman dari wawancara FBI dengan Hillary pada awal Juli.

FBI menetapkan bahwa 81 rantai email berisi informasi rahasia pada saat mereka dikirim antara 2009 dan 2013, dan 68 diantaranya tetap rahasia.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, FBI tidak menemukan bukti jika akun email atau perangkat mobile Hillary dapat dikompromikan dengan cara cyber. Namun, FBI memberikan catatan, adanya keterbatasan investigasi yang mencegah FBI meyakini jika informasi itu terganggu karena tidak semua perangkat atau komponen komputer diperoleh.
(ian)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
3 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
4 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
5 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
6 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
7 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
8 jam yang lalu
Infografis
Hasil Quick Count Pilkada...
Hasil Quick Count Pilkada Jakarta 2024, Siapa Pemenangnya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved