Calon PM Belanda Bersumpah Tutup Semua Masjid dan Larang Alquran

Sabtu, 27 Agustus 2016 - 04:48 WIB
Calon PM Belanda Bersumpah...
Calon PM Belanda Bersumpah Tutup Semua Masjid dan Larang Alquran
A A A
DEN HAAG - Calon Perdana Menteri (PM) Belanda, Geert Wilders, bersumpah menutup semua masjid dan melarang kitab suci Alquran di negaranya jika terpilih sebagai pemimpin Belanda. Sumpah itu dia sampaikan dalam manifesto seruan “de-Islamisasi” Belanda.

The Netherlands is ours again (Belanda milik kita lagi),” demikian judul manifesto yang diluncurkan politisi Dutch Freedom Party (PVV) tersebut. Wilders selama ini dikenal sebagai politisi sayap kanan yang anti-Islam.

Manifesto satu halam dengan 11 poin itu dia terbitkan hari Kamis. Manifesto itu sudah lama dia siapkan untuk dipublikasikan menjelang Pemilu Belanda bulan Maret tahun depan.

Beberapa poin dokumen manifesto Wilders antara lain seruan penutupan semua masjid dan sekolah Islam, larangan kitab suci Alquran, dan larangan masuk bagi imigran asal negara-negara Islam.

Melarang jilbab di depan umum juga diusulkan dalam manifesto tersebut. ”Serta larangan semua ekspresi Islam yang melanggar ketertiban umum,” bunyi salah satu poin manifesto, seperti dikutip Russia Today, Sabtu (27/8/2016).

Wilders berpendapat, semua langkah-langkah dalam usulannya itu untuk menyelamatkan uang negara sebesar 7,2 miliar Euro (USD 8 miliar).

“PVV memerangi Islam, ingin menutup perbatasan Uni Eropa dan (menyelamatkan) miliaran (dana) sehingga kita bisa memberikan lagi kepada orang-orang,” kata Wilders dalam sebuah pernyataan.

”Pesan saya kepada Belanda: Belanda harus kembali menjadi milik kita,” katanya lagi.

Rencana Wilders dikritik sejumlah pihak, salah satunya dari Pemimpin Christian Democratic Appeal, Sybrand van Haersma Buma. ”Benar-benar aneh dan luar biasa,” kata Buma.

”Program ini lebih lanjut akan mempolarisasi masyarakat Belanda,” lanjut dia.

Wilders sudah dua kali dibawa ke pengadilan atas tuduhan menghasut kebencian, yakni pada 2011 dan Maret 2016. Lantaran pandangan politiknya yang anti-Islam, Wilders kerap disamakan dengan calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump.
(mas)
Berita Terkait
Ratu Belanda Maxima...
Ratu Belanda Maxima Kunjungi Indonesia, Ini Rangkaian Agendanya
Belanda Kembalikan 478...
Belanda Kembalikan 478 Harta Karun yang Pernah Dijarah saat Penjajahan ke Indonesia
Polandia Vs Belanda:...
Polandia Vs Belanda: The Oranye Menang 2-1!
Belanda Memiliki 300.000...
Belanda Memiliki 300.000 Harta Karun yang Dijarah dari Negeri Jajahan
5 Negara Bekas Jajahan...
5 Negara Bekas Jajahan Belanda, Nomor 2 Banyak yang Fasih Bahasa Jawa
Kisah Idjon Djanbi,...
Kisah Idjon Djanbi, Bule yang Jadi Komandan Pertama Kopassus
Berita Terkini
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
31 menit yang lalu
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
58 menit yang lalu
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
1 jam yang lalu
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
1 jam yang lalu
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
1 jam yang lalu
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
2 jam yang lalu
Infografis
Bikin Kecanduan dan...
Bikin Kecanduan dan Pengaruhi Otak, WHO Larang Vape
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved