Erdogan: Tujuan Operasi di Suriah untuk Amankan Perbatasan
Rabu, 24 Agustus 2016 - 19:26 WIB
Erdogan: Tujuan Operasi di Suriah untuk Amankan Perbatasan
A
A
A
ANKARA - Presiden Turki Tayyip Erdogan akhirnya buka suara perihal kabar operasi darat Turki di Suriah. Erdogan membenarkan laporan tersebut, dan manyebut operasi itu dilakukan untuk mengamankan wilayah perbatasan Turki dan Suriah.
"Turki telah memulai operasi yang menargetkan ISIS dan pejuang Kurdi di Suriah utara untuk mengakhiri serangan di perbatasan Turki," kata Erdogan saat menyampaikan pidato di Ankara.
"Pada pukul empat pagi ini, operasi dimulai di utara Suriah terhadap kelompok teror yang terus mengancam negara kita," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Rabu (24/8).
Sementara itu, menurut pejabat militer Turki, operasi darat yang berlangsung di wilayah Jarablus itu mendapat dukungan penuh dari koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS). Koalisi akan membantu melakukan serangan dari udara.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Turki, Efkan Ala menuturkan, pihaknya berharap operasi darat untuk memberangus ISIS di Suriah berlangsung secara singkat. Operasi itu diprediksi akan selesai dalam kurun waktu dua pekan.
"Turki mengharapkan untuk cepat menghilangkan ancaman dari ISIS setelah meluncurkan operasi dengan pasukan koalisi yang dipimpin Amerika Serikat (AS) untuk menyapu militan dari kota Jarablus yang berada di perbatasan Suriah dan Turki," ucap Efkan.
"Turki telah memulai operasi yang menargetkan ISIS dan pejuang Kurdi di Suriah utara untuk mengakhiri serangan di perbatasan Turki," kata Erdogan saat menyampaikan pidato di Ankara.
"Pada pukul empat pagi ini, operasi dimulai di utara Suriah terhadap kelompok teror yang terus mengancam negara kita," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Rabu (24/8).
Sementara itu, menurut pejabat militer Turki, operasi darat yang berlangsung di wilayah Jarablus itu mendapat dukungan penuh dari koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS). Koalisi akan membantu melakukan serangan dari udara.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Turki, Efkan Ala menuturkan, pihaknya berharap operasi darat untuk memberangus ISIS di Suriah berlangsung secara singkat. Operasi itu diprediksi akan selesai dalam kurun waktu dua pekan.
"Turki mengharapkan untuk cepat menghilangkan ancaman dari ISIS setelah meluncurkan operasi dengan pasukan koalisi yang dipimpin Amerika Serikat (AS) untuk menyapu militan dari kota Jarablus yang berada di perbatasan Suriah dan Turki," ucap Efkan.
(esn)