Dituduh Masukkan Prabowo di Daftar Hitam, Ini Jawaban Singapura

Sabtu, 20 Agustus 2016 - 14:25 WIB
Dituduh Masukkan Prabowo...
Dituduh Masukkan Prabowo di Daftar Hitam, Ini Jawaban Singapura
A A A
JAKARTA - Otoritas Imigrasi dan Pemeriksaan (ICA) Singapura pada Sabtu (20/8/2016) memberikan klarifikasi perihal tuduhan pensiunan jenderal Indonesia Johannes Suryo Prabowo. Mantan Kepala Staf Umum TNI ini menuding Singapura memasukkan namanya dalam daftar hitam atau orang yang dilarang masuk ke negara itu.

Tuduhan Prabowo ini dia tulis di media sosial Facebook setelah dia dihentikan dan “diinterogasi” oleh petugas pos pemeriksaan di Bandara Changi Singapura, saat pulang dari Fiji dengan maskapai Fiji Airways pada Rabu 17 Agustus 2016.

Baca:
Masuk Daftar Hitam, Mantan Kasum TNI Tuntut Singapura Minta Maaf


ICA, dalam sebuah pernyataan menjelaskan bahwa apa yang dilakukan terhadap pensiunan jenderal Indonesia itu sebagai bagian dari ”prosedur pemeriksaan”. Menurut ICA, Suryo Prabowo diwawancarai oleh petugas sekitar 30 menit dan kemudian diizinkan untuk melanjutkan perjalanannya.

”Dia diberitahu oleh petugas ICA bahwa wawancara adalah bagian dari prosedur pemeriksaan keamanan perbatasan,” kata lembaga itu.

”Sebagai bagian dari proses pemeriksaan imigrasi, wisatawan ke Singapura dapat dikenakan tindakan wawancara tambahan dan/atau screening. Prosedur ini dilakukan di semua pos-pos pemeriksaan di Singapura,” lanjut ICA, seperti dikutip The Straits Times.

Suryo Prabowo melalui keterangan tertulis kepada Sindonews hari Jumat, menuntut Pemerintah Singapura meminta maaf atas perlakuan petugas imigrasi kepadanya. ”Minta maaf, bukan hanya penjelasan. Berhenti menunjukkan sikap permusuhan dengan bangsa Indonesia,” katanya.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Retno Lestari Priansari Marsudi juga sudah berkomunikasi dengan Pemerintah Singapura untuk minta penjelasan soal insiden itu. Menlu Retno menduga ada kesalahpahaman atas apa yang dialami pensiunan jenderal Indonesia itu.

”Sekarang ini Kedubes Indonesia di Singapura meminta penjelasan pihak imigrasi Singapura mengenai apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya kemarin.
(mas)
Berita Terkait
Politikus Muslim Ini...
Politikus Muslim Ini Ungkap Rahasia Kesuksesan Singapura
120 Ton Bantuan Alkes...
120 Ton Bantuan Alkes dari Singapura Tiba Di Tanjung Priok
Bangun Kontribusi Unik...
Bangun Kontribusi Unik untuk Hubungan Indonesia-Singapura, Zainul Abidin Rasheed Raih Adinata Awards
Seperti di Indonesia,...
Seperti di Indonesia, Mobilitas Masyarakat di Singapura Kembali Meningkat ketika Covid-19 Melandai
Indonesia Efisiensi,...
Indonesia Efisiensi, Singapura Bagi-bagi Dolar dan Diskon Pajak
Profil Anil Kumar Nayar,...
Profil Anil Kumar Nayar, Duta Besar Singapura untuk Indonesia
Berita Terkini
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
4 menit yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
54 menit yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
1 jam yang lalu
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
2 jam yang lalu
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
3 jam yang lalu
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved