SDF Rilis Foto ISIS Jadikan Warga Sipil Perisai Manusia
Sabtu, 20 Agustus 2016 - 02:37 WIB
SDF Rilis Foto ISIS Jadikan Warga Sipil Perisai Manusia
A
A
A
DAMASKUS - Pasukan pemberontak Suriah, Pasukan Demokratik Suriah (SDF) merilis sejumlah foto yang menunjukkan ISIS menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia untuk menghindari serangan udara. ISIS melakukan hal itu saat kelompok ekstrimis itu melarikan diri dari kota Manbij setelah dikalahkan oleh pemberontak Suriah yang didukung oleh Amerika Serikat (AS).
Dalam foto-foto tersebut terlihat konvoi panjang kendaraan ISIS melarikan diri dari kota Manbij. Masing-masing kendaraan diyakini berisi warga sipil untuk mencegah serangan udara pasukan koalisi pimpinan AS seperti dikutip dari The Guardian, Sabtu (20/8/2016).
Para militan ISIS diketahui melarikan diri ke wilayah utara, setelah berhasil di dorong keluar dari Manbij oleh pasukan pemberontak Suriah. Namun tidak jelas apakah warga sipil tersebut adalah para sandera atau anggota keluarga anggota ISIS.
Sebelumnya pada hari Selasa lalu, juru bicara pasukan koalisi pimpinan AS Kolonel Chris Garver mengatakan, para pejuang SDF telah mengizinkan 100 sampai 200 kendaraan ISIS meninggalkan Manbij karena didalamnya ada warga sipil.
"Warga sipil yang diamati dalam konvoi bercampur dengan pejuang di setiap kendaraan," kata Garver dalam konferensi pers. Dia mengatakan tidak jelas berapa banyak warga sipil berada di mobil yang ikut secara sukarela, tapi mungkin ada yang disandera.
Sedangkan menurut SDF, ISIS menculik sekitar 2.000 orang warga sipil untuk dijadikan sandera karena mereka akan melarikan diri dari Manbij menuju ke utara. Para warga sipil itu digunakan sebagai perisai manusia, namun para sandera kemudian dibebaskan.
Dalam foto-foto tersebut terlihat konvoi panjang kendaraan ISIS melarikan diri dari kota Manbij. Masing-masing kendaraan diyakini berisi warga sipil untuk mencegah serangan udara pasukan koalisi pimpinan AS seperti dikutip dari The Guardian, Sabtu (20/8/2016).
Para militan ISIS diketahui melarikan diri ke wilayah utara, setelah berhasil di dorong keluar dari Manbij oleh pasukan pemberontak Suriah. Namun tidak jelas apakah warga sipil tersebut adalah para sandera atau anggota keluarga anggota ISIS.
Sebelumnya pada hari Selasa lalu, juru bicara pasukan koalisi pimpinan AS Kolonel Chris Garver mengatakan, para pejuang SDF telah mengizinkan 100 sampai 200 kendaraan ISIS meninggalkan Manbij karena didalamnya ada warga sipil.
"Warga sipil yang diamati dalam konvoi bercampur dengan pejuang di setiap kendaraan," kata Garver dalam konferensi pers. Dia mengatakan tidak jelas berapa banyak warga sipil berada di mobil yang ikut secara sukarela, tapi mungkin ada yang disandera.
Sedangkan menurut SDF, ISIS menculik sekitar 2.000 orang warga sipil untuk dijadikan sandera karena mereka akan melarikan diri dari Manbij menuju ke utara. Para warga sipil itu digunakan sebagai perisai manusia, namun para sandera kemudian dibebaskan.
(ian)