Thailand Gelar Referendum Konstitusi Baru

Minggu, 07 Agustus 2016 - 12:33 WIB
Thailand Gelar Referendum...
Thailand Gelar Referendum Konstitusi Baru
A A A
BANGKOK - Thailand memulai referendum soal konstitusi baru negara itu, Minggu (7/8). Konstitusi baru itu dirancang oleh sebuah komite yang dibentuk oleh junta militer. Referendum ini dimaksudkan untuk mengetahui, apakah masyarakat Thailand setuju atau tidak dengan rancangan konstitusi baru tersebut.

Seperti dikutip dari Channel News Asia, diperkirakan 40 juta warga Thailand akan berpartisipasi dalam referendum ini. Puluhan juta warga Thailand itu bisa memberikan suara mereka di 94 ribu tempat pemungutan suara. Sejumlah kalangan menyebut, referendum ini akan menjadi pertaruhan demokrasi Thailand.

Referendum ini juga jadi ujian bagi junta militer Thailand yang dipimpin oleh Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha. Sebelum menduduki kursi Perdana Menteri, Chan-ocha adalah seorang Jenderal yang memimpin penggulingan PM Yingluck Shinawatra pada 2014.

Chan-ocha mengatakan, dia tidak akan mengundurkan diri jika Thailand menolak konstitusi baru dan pemilu akan tetap berlangsung pada 2017 mendatang, apapun hasil referendum kali ini. Dia juga mendorong warga Thailand untuk berpartisipasi dalam referendum dan pemilu 2017.

"Saya mendorong semua orang untuk keluar rumah dan memilih, untuk memutuskan masa depan negara ini," kata Chan-ocah pada wartawan di sebuah TPS di Bangkok.

Sekitar 200.000 polisi dikerahkan untuk mengawal jalannya referendum. Sementara partai-partai politik terbesar di Thailand menolak konstitusi menjelang pemungutan suara, tidak ada tanda-tanda protes menjelang gelaran referendum.
(esn)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
35 menit yang lalu
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
1 jam yang lalu
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
2 jam yang lalu
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
3 jam yang lalu
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
4 jam yang lalu
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
12 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved