Kuasa Hukum Khawatirkan Keselamatan Fethullah Gullen

Sabtu, 06 Agustus 2016 - 06:47 WIB
Kuasa Hukum Khawatirkan...
Kuasa Hukum Khawatirkan Keselamatan Fethullah Gullen
A A A
WASHINGTON - Pengacara ulama sekaligus tokoh oposisi Turki Fethullah Gulen mengatakan mereka mengkhwatirkan serangan terhadap kliennya yang dituding menjadi dalang kudeta gagal 15 Juli di Turki. Gullen sendiri telah menyangkal jika ia terlibat dalam kudeta berdarah itu.

Berbicara dalam konferensi pers di Washington, pengacara Gulen mengatakan mereka mengharapkan ia untuk tetap berada di kompleks Pennsylvania di mana ia tinggal di pengasingan, dan tidak berusaha untuk melarikan diri, seperti dikutip dari BBC, Sabtu (6/8/2016).

Pengacara Gulen mengatakan paling tidak setiap permintaan ekstradisi akan melewati proses di pengadilan AS. Mereka juga menyatakan hampir tidak ada kemungkinan kliennya akan mendapatkan pengadilan yang adil di Turki mengingat apa yang telah dituduhkan terhadap dirinya sejak upaya kudeta.

"Ini akan menjadi sesuatu yang belum terjadi sebelumnya dan mengerikan jika AS mengambil orang yang tua renta, memasukkannya ke pesawat yang membawanya ke dalam sebuah rencana dengan hal-hal mengerikan tentangnya seperti yang telah dikatakan oleh pemerintah Turki," kata salah satu pengacara Gulen, Reid Weingarten.

Pemerintah Turki telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Gullen dengan tuduhan mendalangi upaya kudeta. Hal ini mendasari permintaan Turki kepada Amerika Serikat (AS) untuk mengekstradisinya.

Meskipun begitu, AS mengatakan pengadilan yang akan mempertimbangkan permintaan itu jika dan ketika itu diajukan. Hal ini juga meminta bukti keterlibatan Gulen dalam upaya kudeta, yang Turki mengatakan telah disediakan.
(ian)
Berita Terkait
Erdogan: Sanksi Amerika...
Erdogan: Sanksi Amerika Serikat Tidak Menghormati Turki
Erdogan: Turki Kirim...
Erdogan: Turki Kirim Peralatan Medis ke Amerika Serikat
9 Negara Sekutu Utama...
9 Negara Sekutu Utama Amerika Serikat di Timur Tengah
Erdogan: Gaza adalah...
Erdogan: Gaza adalah Tanah Palestina, Amerika Serikat Harus Menerimanya
Kecil Kemungkinan Turki...
Kecil Kemungkinan Turki Jual S-400 Rusia ke AS
Lawan COVID-19, Turki...
Lawan COVID-19, Turki Kirim Bantuan Peralatan Medis ke ASĀ 
Berita Terkini
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
1 jam yang lalu
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
2 jam yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
5 jam yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
9 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
10 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
11 jam yang lalu
Infografis
Kejaksaan, Institusi...
Kejaksaan, Institusi Penegak Hukum Paling Dipercaya Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved