AS Pelajari Dokumen Turki, Ancaman Ekstradisi Bayangi Gulen

Jum'at, 05 Agustus 2016 - 06:49 WIB
AS Pelajari Dokumen...
AS Pelajari Dokumen Turki, Ancaman Ekstradisi Bayangi Gulen
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) sedang mengkaji dokumen yang diberikan Turki untuk menentukan apakah mereka akan memenuhi permintaan ekstradisi Fethullah Gulen atau tidak. Fethullah Gulen dituding mendalangi upaya kudeta yang gagal pada 15 Juli lalu.

Menurut wakil juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Mark Toner, Departemen Kehakiman AS menyatakan bahwa dokumen awal yang dikirimkan oleh otoritas Turki bukan permintaan ekstradisi secara formal.

"Selanjutnya, kami akan menerima dokumen lebih banyak. Kami meminta mereka untuk mempelajarinya dan saya pikir mereka (personil Departemen Kehakiman) mencoba mencari tahu apakah ini sebuah permintaan penuh," kata Toner seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (5/8/2016).

Sebelumnya, pada hari Selasa lalu, Menteri Kehakimatan Turki Bekir Bozdag mengatakan Ankara telah mengajukan permintaan ekstradisi kedua. Toner mengatakan ia mengetahui hal itu, tetapi menjelaskan bahwa Departemen Kehakiman masih berusaha untuk mengevaluasi apakah dokumen tersebut dapat dianggap sebagai permintaan ekstradisi formal.

Gulen, yang telah tinggal di negara bagian AS Pennsylvania sejak tahun 1999, telah membantah tuduhan bahwa ia mengatur upaya kudeta 15 Juli di Turki. Lebih dari 13.000 orang telah ditangkap dalam operasi penumpasan menyusul upaya kudeta yang gagal, dan ribuan profesor, polisi, militer dan hakim telah dipecat dari posisi mereka.
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dipecundangi...
Amerika Serikat Dipecundangi Turki 2-3
Erdogan: Sanksi Amerika...
Erdogan: Sanksi Amerika Serikat Tidak Menghormati Turki
Erdogan: Turki Kirim...
Erdogan: Turki Kirim Peralatan Medis ke Amerika Serikat
9 Negara Sekutu Utama...
9 Negara Sekutu Utama Amerika Serikat di Timur Tengah
Erdogan: Gaza adalah...
Erdogan: Gaza adalah Tanah Palestina, Amerika Serikat Harus Menerimanya
Kecil Kemungkinan Turki...
Kecil Kemungkinan Turki Jual S-400 Rusia ke AS
Berita Terkini
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
33 menit yang lalu
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
2 jam yang lalu
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
4 jam yang lalu
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
4 jam yang lalu
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
7 jam yang lalu
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
9 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved