Minta Rusia Bongkar E-Mail Hillary, Trump Akui Guyon

Jum'at, 29 Juli 2016 - 03:38 WIB
Minta Rusia Bongkar...
Minta Rusia Bongkar E-Mail Hillary, Trump Akui Guyon
A A A
WASHINGTON - Calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik; Donald Trump, mengaku bercanda atau guyon ketika meminta intelijen Rusia untuk membongkar sekitar 30 ribu e-mail rivalnya, Hillary Clinton.

Permintaan Trump agar Rusia melakukan spionase terhadap calon presiden AS dari Partai Demokrat itu telah memicu kemarahan pejabat dan tokoh AS. Mereka menyalahkan Trump karena meminta asing membobol sistem keamanan AS demi kepentingan politik.


Guyon Donald Trump itu dipicu tuduhan kubu Hillary bahwa Rusia menolong Trump untuk memenangkan Pemilu Presiden AS November 2016 nanti dengan meretas e-mail Komite Nasional Partai Demokrat (DNC) dan dokumennya disebarkan oleh WikiLeaks.


Pihak WikiLeaks membantuh bocornya dokumen itu berkat aksi intelijen Rusia. Salah satu isi dokumen tersebut adalah konspirasi untuk menyingkirkan rival Hillary sesama partai yakni, Bernie Sanders.


“Jika Rusia atau negara lain, atau orang yang memiliki 33 ribu e-mail Hillary Clinton dihapus secara ilegal, mungkin mereka harus berbagi dengan FBI!,” tulis Donald Trump di Twitter.


”Rusia, jika Anda mendengarkan, saya berharap Anda dapat menemukan 30 ribu e-mail yang hilang,” lanjut Donald Trump.


Melalui akun Twitter-nya, @realDonaldTrump, Trump mengatakan permintaanya pada Rusia hanya beranda. ”Lelucon baru di kota adalah bahwa Rusia membocorkan e-mail DNC , yang seharusnya tidak pernah ditulis (bodoh), karena Putin menyukai saya,” papar Trump.


"Tentu saja saya sedang menyindir," katanya kepada Fox News. Mantan Wali Kota New York, Rudy Giuliani, juga menanggap permintaan pada Rusia untuk memata-matai Hillay hanya beranda.


”Dia bercanda," kata mantan Walikota New York Rudy Giuliani kepada CNN Kamis (28/7/2016). ”Jika dia memberitahu Anda ’saya bercanda’ Anda dibawa pada kata-katanya.”
(mas)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Amerika Serikat Akan...
Amerika Serikat Akan Kembali Menjadi Mercusuar Dunia
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Berita Terkini
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
12 menit yang lalu
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
29 menit yang lalu
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
2 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
4 jam yang lalu
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
4 jam yang lalu
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
5 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved