Buntut Kudeta Berdarah, Paspampres Turki Dibubarkan

Senin, 25 Juli 2016 - 06:55 WIB
Buntut Kudeta Berdarah,...
Buntut Kudeta Berdarah, Paspampres Turki Dibubarkan
A A A
ANKARA - Perdana Menteri Turki, Binali Yildirim mengatakan bahwa Turki telah membubarkan satuan pengawal elit presiden atau Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Hal itu dilakukan menyusul upaya kudeta berdarah yang menewaskan ratusan orang pada 15 Juli lalu.

Kepada kantor berita milik negara Anadolu, Yildirim mengatakan, beberapa tentara yang menyerang kantor penyiaran negara TRT selama kudeta terjadi berasal dari satuan pengawal presiden.

"Kami memutuskan bahwa tidak akan ada lagi unit penjaga di kompleks ini," katanya seperti dikutip dari laman CNN, Senin (25/7/2016).

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 283 dari 300 anggota Paspampres Tayyip Edogan yang jadi tersangka ditangkap karena dituduh terkait kelompok kudeta.

Baca juga:
Dituduh Terkait Pro-Kudeta, 283 Paspampres Erdogan Ditangkap

Data jumlah anggota Paspampres Turki yang ditangkap itu dilaporkan penyiar CNN-Turk pada hari Jumat. Para anggota Paspampres Erdogan itu selama ini ditugaskan di istana kepresidenan di Ankara. Menurut laporan media lokal, jumlah total Paspampres Turki mencapai 2.500 orang.
(ian)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
4 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
5 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
6 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
7 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
8 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
9 jam yang lalu
Infografis
Megawati Hangestri Diminati...
Megawati Hangestri Diminati Klub Jepang, Turki, dan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved