Jelang Konvensi, Perpecahan Bayangi Partai Demokrat

Senin, 25 Juli 2016 - 04:21 WIB
Jelang Konvensi, Perpecahan...
Jelang Konvensi, Perpecahan Bayangi Partai Demokrat
A A A
WASHINGTON - Partai Demokrat Amerika Serikat (AS) dibayangi perpecahan menjelang diberlangsungkannya konvensi. Hal ini terjadi setelah situs anti kerahasiaan WikiLeaks membocorkan puluhan ribu email milik petinggi Partai Demokrat yang menyoroti Bernie Sanders.

WikiLeaks membocorkan 20 ribu email petinggi Partai Demokrat yang menunjukkan jika sejumlah orang di partai itu mencoba untuk menyabotase kampanye Bernie Sanders. Bernie Sanders adalah pesaing dari Hillary Clinton, yang kini telah resmi menjadi calon presiden dari partai itu.

Seperti dikutip dari BBC, Senin (25/7/2016), Sanders mendapat tekanan dari Ketua Komite Nasional Partai Demokrat (DNC), Debbie Wasserman Schultz, untuk mundur dari persaingan. Beberapa laporan menunjukkan jika Schultz akan memainkan peran untuk menenangkan Sanders dalam kampanyenya di konvensi Philadelphia.

Terkait hal ini, Bernie Sanders mengatakan bahwa seharusnya Debbie Wasserman Schultz tidak menjabat sebagai Ketua DNC. "Dan saya pikir email ini menegaskan kembali bahwa alasan mengapa dia tidak harus kursi," katanya.

Sanders juga menyatakan kekecewaannya pada Hillary Clinton yang menjatuhkan pilihan kepada Senator Virginia, Tim Kaine, sebagai calon wakil presidennya. Namun, ia tetap memberikan dukungannya kepada Tim Kaine.

"Saya tahu Tim Kaine selama beberapa tahun. Tim adalah orang yang sangat, sangat cerdas. Dia adalah orang yang sangat bagus," kata Sanders.
(ian)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Amerika Serikat Akan...
Amerika Serikat Akan Kembali Menjadi Mercusuar Dunia
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Antusiasme Masyarakat Berikan Suara Tinggi
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Berita Terkini
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
14 menit yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
1 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
2 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
3 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
4 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
5 jam yang lalu
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved