Turki Samakan Pelaku Kudeta dengan ISIS
Selasa, 19 Juli 2016 - 15:12 WIB
Turki Samakan Pelaku Kudeta dengan ISIS
A
A
A
ANKARA - Pemerintah Turki tetap kekeuh dengan pandangan bahwa kelompok Hizmet di bawah pimpinan Fethullah Gulen adalah aktor di balik upaya kudeta yang berlangsung di negara tersebut. Pemerintah Turki pun menyamakan kelompok itu dengan ISIS, atas apa yang mereka lakukan.
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu menyebut apa yang dilakukan oleh kelompok Gulen adalah tindakan terorisme. Tindakan semacam itu, lanjut Cavusoglu, membuat kelompok itu tidak berbeda dengan ISIS atau PKK.
"Anggota organisasi teroris Fethullah Gulen yang mengorganisir upaya kudeta militer di Turki, sama sekali tidak berbeda dari ISIS atau teroris PKK," kata Cavusoglu, seperti dilansir newsweek pada Selasa (19/7).
Gulen, yang saat ini berada di pelarian di Amerika Serikat (AS), sejatinya telah membantah mendalangi aksi kudeta militer yang berujung kegagalan di Turki. Sebaliknya, ia mengutuk aksi perebutan kekuasaan yang menewaskan 160 orang dan melukai lebih dari 1.000 orang itu.
Sementara itu, Cavusoglu di kesempatan yang sama menyerukan kepada warga Turki untuk tidak memberikan kelonggaran dan kesempatan kepada kelompok pro kudeta untuk kembali melakukan aksinya. Selain itu, dia juga mendesak warga untuk terus menunjukan dukungan kepada pemerintah.
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu menyebut apa yang dilakukan oleh kelompok Gulen adalah tindakan terorisme. Tindakan semacam itu, lanjut Cavusoglu, membuat kelompok itu tidak berbeda dengan ISIS atau PKK.
"Anggota organisasi teroris Fethullah Gulen yang mengorganisir upaya kudeta militer di Turki, sama sekali tidak berbeda dari ISIS atau teroris PKK," kata Cavusoglu, seperti dilansir newsweek pada Selasa (19/7).
Gulen, yang saat ini berada di pelarian di Amerika Serikat (AS), sejatinya telah membantah mendalangi aksi kudeta militer yang berujung kegagalan di Turki. Sebaliknya, ia mengutuk aksi perebutan kekuasaan yang menewaskan 160 orang dan melukai lebih dari 1.000 orang itu.
Sementara itu, Cavusoglu di kesempatan yang sama menyerukan kepada warga Turki untuk tidak memberikan kelonggaran dan kesempatan kepada kelompok pro kudeta untuk kembali melakukan aksinya. Selain itu, dia juga mendesak warga untuk terus menunjukan dukungan kepada pemerintah.
(esn)