AS dan Turki Memanas setelah Washington Dituduh Dalangi Kudeta

Minggu, 17 Juli 2016 - 07:29 WIB
AS dan Turki Memanas...
AS dan Turki Memanas setelah Washington Dituduh Dalangi Kudeta
A A A
WASHINGTON - Hubungan Amerika Serikat (AS) dan Turki memanas setelah Ankara menuduh Washington ikut mendalangi upaya kudeta gagal di Turki. AS menilai tuduhan Turki berbahaya bagi hubungan bilateral.

Tuduhan dari Ankara muncul dari Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavosoglu pada hari Sabtu. Menurutnya, para pejabat Amerika telah mendalangi upaya kudeta gagal yang dilakukan militer Turki.

Baca:
Ini Dia Sosok di Balik Kudeta Turki

Upaya kudeta di Turki telah menewaskan 265 orang dan lebih dari 2 ribu orang lainnya terluka. Rezim Presiden Tayyip Erdogan telah merespons upaya kudeta itu dengan menindak dengan memenjarakan 2.745 hakim oposisi dan menangkap lebih dari 2.800 tentara yang dituduh bersimpati terhadap kudeta.

Tuduhan terhadap AS itu tak lepas dari sosok Fethullah Gulen, ulama oposisi Turki yang berada di AS. Gulen—teman politik Presiden Erdogan yang kini jadi musuh—telah dituduh sebagai dalang kudeta. Namun, Gulen telah menepisnya.

Baca juga:
Musuh Bebuyutan Erdogan Bantah Dalangi Kudeta

Tuduhan AS ikut mendalangi kudeta di Turki juga disampaikan Menteri Tenaga Kerja Turki, Suleyman Soylu. Tuduhan bahkan disampaikan secara terbuka.

”AS berada di belakang upaya kudeta. Beberapa jurnal yang diterbitkan di sana (di AS) telah (menunjukkan) kegiatan selama beberapa bulan. Selama beberapa bulan kami telah mengirim permintaan kepada AS soal Fethullah Gulen. AS harus mengekstradisi dia,” kata Soylu.

Menteri Luar Negeri AS John Kerry tak terima dengan tuduhan Turki. Kerry mengatakan tuduhan palsu dari Turki telah membahayakan persekutuan AS dan Turki di NATO.

Kerry melalui juru bicara Departemen Luar Negeri AS John Kirby mengatakan bahwa AS mendesak Turki untuk menahan untuk menjatuhkan hukuman berat setelah upaya kudeta gagal yang dilakukan militer.

”Dia (Kerry) membuat jelas bahwa AS bersedia untuk memberikan bantuan kepada otoritas Turki untuk melakukan penyelidikan ini, tapi sindiran publik atau klaim tentang peran apa pun oleh Amerika Serikat dalam upaya kudeta yang gagal, benar-benar palsu dan berbahaya bagi hubungan bilateral kita,” kata Kirby.
(mas)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dipecundangi...
Amerika Serikat Dipecundangi Turki 2-3
Erdogan: Sanksi Amerika...
Erdogan: Sanksi Amerika Serikat Tidak Menghormati Turki
Erdogan: Turki Kirim...
Erdogan: Turki Kirim Peralatan Medis ke Amerika Serikat
9 Negara Sekutu Utama...
9 Negara Sekutu Utama Amerika Serikat di Timur Tengah
Erdogan: Gaza adalah...
Erdogan: Gaza adalah Tanah Palestina, Amerika Serikat Harus Menerimanya
Lawan COVID-19, Turki...
Lawan COVID-19, Turki Kirim Bantuan Peralatan Medis ke AS 
Berita Terkini
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
1 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
2 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
3 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
4 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
5 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
6 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved