Zelensky Ancam Pemimpin Dunia yang Hadir di Perayaan Hari Kemenangan di Moskow

Minggu, 04 Mei 2025 - 04:40 WIB
loading...
Zelensky Ancam Pemimpin...
Presiden Ukraina mengancam pemimpin dunia yang hadir di perayaan Hari Kemenangan di Moskow. Foto/X
A A A
MOSKOW - Pemimpin Ukraina Vladimir Zelensky memperingatkan bahwa Kiev tidak dapat menjamin keselamatan para pemimpin dunia yang menghadiri perayaan 9 Mei di Moskow.

Ia juga menolak usulan Rusia untuk gencatan senjata Hari Kemenangan sebagai "produksi teatrikal."

Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya mengumumkan jeda sepihak selama tiga hari dalam operasi militer mulai 8 Mei dan berlanjut hingga perayaan Hari Kemenangan Perang Dunia II, dengan alasan kemanusiaan.

Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov menggambarkan langkah tersebut sebagai potensi "dimulainya negosiasi langsung dengan Kiev tanpa prasyarat." Namun, Kiev telah menuntut gencatan senjata tanpa syarat selama 30 hari sebagai gantinya.

Berbicara dalam jumpa pers pada hari Sabtu, Zelensky menegaskan kembali posisi ini.

“Tidak mungkin untuk membuat rencana apa pun untuk langkah selanjutnya guna mengakhiri perang dalam dua atau tiga hari. Jadi, itu tidak terlihat sangat serius... Itu lebih merupakan produksi teatrikal di pihaknya,” katanya, merujuk pada Putin, sebagaimana dikutip oleh Interfax-Ukraina.

“Tidak seorang pun akan membantu Putin memainkan ini untuk memberinya suasana yang lembut untuk melarikan diri dari isolasi pada tanggal 9 Mei, dan untuk membuat semua orang merasa nyaman dan aman – para pemimpin, teman, atau mitra Putin yang akan datang ke Lapangan Kremlin... Kita sedang berperang, atau Putin menunjukkan bahwa dia siap untuk gencatan senjata,” tambah Zelensky.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Maraton Microdrama Makin...
Maraton Microdrama Makin Seru di V+Short, Simak Rekomendasinya!
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved