Banyak Muslim Dilaporkan Tewas dalam Serangan di Nice

Jum'at, 15 Juli 2016 - 17:20 WIB
Banyak Muslim Dilaporkan...
Banyak Muslim Dilaporkan Tewas dalam Serangan di Nice
A A A
NICE - Banyak warga Muslim dan Arab dilaporkan menjadi korban tewas dalam serangan mengerikan di Nice, Prancis. Pelaku serangan menggunakan truk yang sarat senjata dan granat menabrak puluhan orang yang merayakan Bastille Day.

Otoritas Prancis menyatakan, 84 orang tewas dalam serangan tersebut. Sopir truk, pria asal Tunisia, turut mengumbar tembakan terhadap kerumunan massa dengan senapan otomatis sebelum akhirnya ditembak mati oleh polisi.

Laporan perihal banyaknya warga Muslim yang ikut tewas dalam serangan di Nice itu berasal dari jurnalis Iran, Maryam Violette, yang berada di lokasi kejadian.

Maryam mengaku melihat banyak korban tewas mengenakan jilbab dan pakaian khas Arab.

”Ada begitu banyak orang Muslim yang menjadi korban, karena saya bisa melihat mereka memiliki syal di atas kepala mereka dan beberapa orang berbicara bahasa Arab, satu keluarga kehilangan ibu dan dalam bahasa Arab, mereka mengatakan dia (ibu) seorang martir,” kata Maryam Violette, yang bekerja untuk ZananTV , kepada Guardian, Jumat (15/7/2016).

”Orang-orang merayakan (Bastille Day) dan itu begitu damai, itu adalah getaran meriah, itu tepat setelah kembang api, truk datang dan mengejar orang,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prancis Francois Hollande marah dengan serangan teror berdarah di wilayah Nice. Hollande mengumumkan bahwa seluruh wilayah Prancis kini berada di bawah ancaman teroris.


Presiden Hollande mengatakan setelah serangan mengerikan di Nice, status darurat di Prancis diperpanjang selama tiga bulan. Menurutnya,serangan truk yang membunuh puluhan orang “jelas-jelas serangan teroris”.

Prancis, ujar Hollande, akan merekrut 10.000 polisi militer tambahan setelah serangan menghantam Nice.

”Prancis secara keseluruhan berada di bawah ancaman terorisme!,” katanya.
(mas)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
26 menit yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
1 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
3 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
4 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved