Paksa Wanita Bintangi 100 Judul, Industri Film Syur Jepang Minta Maaf

Sabtu, 25 Juni 2016 - 12:49 WIB
Paksa Wanita Bintangi...
Paksa Wanita Bintangi 100 Judul, Industri Film Syur Jepang Minta Maaf
A A A
TOKYO - Pihak industri pornografi multi miliar dolar Jepang secara resmi meminta maaf dan berjanji membuat perubahan. Ini sebagai tanggapan atas tuduhan seorang wanita dipaksa beradegan seksual di lebih dari 100 film dewasa.

Permintaan maaf muncul setelah tiga pencari bakat ditangkap polisi bulan ini karena dituduh memaksa seorang wanita untuk tampil di lebih dari 100 film dewasa selama beberapa tahun.

Asosiasi Promosi Kekayaan Intelektual yang mewakili industri film dewasa Jepang, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kasus itu akan mendorong produsen untuk mengambil tindakan guna memperbaiki situasi.

”Asosiasi ini sangat menyesalkan bahwa kita telah gagal untuk mengambil inisiatif (untuk menangani masalah ini sebelumnya). Kami sangat menyesal,” lanjut pernyataan itu seperti dikutip dari AFP, Sabtu (25/6/2016).

Pada bulan ini, polisi menangkap tiga orang atas dugaan melanggar undang-undang perburuhan negara. Atas pelanggaran itu, ketiga agen pencari bakat harus membayar denda terkait pelanggaran kontrak.

Wanita yang namanya dirahasiakan polisi yakin bahwa dia dikontrak hanya sebagai model. Namun, dalam praktiknya dia dipaksa untuk membintangi film dewasa hingga lebih dari 100 judul.

Shihoko Fujiwara dari Lighthouse, sebuah kelompok nirlaba yang membantu korban perdagangan manusia, bertepuk tangan atas keputusan industri film dewasa yang meminta maaf. Meski demikian, menurutnya tidak semua produsen film prono bernaung di dalam asosiasi industri tersebut.

”Sekitar 20 persen dari produsen film dewasa bukan milik asosiasi, sementara yang lain menjalankan operasi bawah tanah,” katanya.
(mas)
Berita Terkait
Banyak Warga Tertimbun...
Banyak Warga Tertimbun Reruntuhan, Korban Tewas Akibat Gempa Jepang Terus Bertambah
Rekomendasi Tempat Wisata...
Rekomendasi Tempat Wisata di Jepang bagi Wisatawan Indonesia
Dahsyatnya Gempa Merobek...
Dahsyatnya Gempa 'Merobek' Jalanan di Anamizu Jepang
6 Fakta Unik Onigiri,...
6 Fakta Unik Onigiri, dari Makanan Jiwa hingga Simbol Terima Kasih
Pekerja Asing Jadi Ancaman,...
Pekerja Asing Jadi Ancaman, 3 Alasan Jepang Bentuk Satuan Tugas untuk Utamakan Warga Lokal
8 Kesalahpahaman tentang...
8 Kesalahpahaman tentang Jepang, dari Teknologi hingga Sushi
Berita Terkini
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
9 menit yang lalu
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
43 menit yang lalu
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
52 menit yang lalu
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
1 jam yang lalu
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
1 jam yang lalu
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
2 jam yang lalu
Infografis
Tak Punya Niat Bunuh...
Tak Punya Niat Bunuh Brigadir J, Kuat Ma'ruf Tak Minta Maaf
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved