ISIS Diprediksi Bakal Jadi Organisasi Teroris Bawah Tanah

Jum'at, 24 Juni 2016 - 22:19 WIB
ISIS Diprediksi Bakal...
ISIS Diprediksi Bakal Jadi Organisasi Teroris Bawah Tanah
A A A
BAGHDAD - Pejabat militer Irak memperingatkan, bahwa ISIS dalam proses mengubah taktik mereka untuk melakukan serangan teror balasan di Irak setelah sejumlah kota berhasil direbut dari mereka. ISIS tengah mengubah dirinya menjadi sebuah kekuatan paramiliter bawah tanah dengan sel-sel melakukan serangan terhadap sasaran sipil dan militer.

"ISIS tidak akan memiliki kemampuan yang sama untuk mempertahankan kontrol atas kota seperti biasa, tapi akan pergi ke bawah tanah dan melaksanakan berbagai serangan tanpa basis utama atau pusat operasi," kata Kolonel Ahmad Abdel Salam al-Dulaimi dikutip dari al Araby, Jumat (24/6/2016).

"Seminggu yang lalu ketika kita ingin tahu di mana ISIS kita menunjuk Fallujah. Sebulan yang lalu kami menunjuk Fallujah dan Rutba dan enam bulan yang lalu menjadi Fallujah, Rutba, dan Ramadi. Kemudian kita bisa memilih posisi ISIS untuk menjadi target. Dimana kita akan menunjuk sekarang? Intelijen kami menunjukkan hal yang mengerikan dan pasukan kami sedang diserang dari segala penjuru," tuturnya.

Sementara seorang perwira tinggi militer Irak mengungkapkan kekhawatirannya jika ISIS mengubah dirinya menjadi gerakan gerilya. "Sebuah laporan intelijen terbaru dari Kementerian Pertahanan mengatakan ISIS telah bergeser dari kediran fisik berubah menjadi sel-sel dan kantong di seluruh negeri, mendestabilisasi kota," katanya dalam kondisi anonimitas.

Sebelumnya, para pejabat AS telah memperingatkan bahwa perjuangan melawan ISIS bisa menjadi bumerang meskipun pihak militer mendapatkan keuntungan. Kerugian yang diderita kelompok itu akibat peperangan dengan pasukan internaional, terutama yang terdiri dari kelompok Syiah dan pejuang Kurdi, bisa memberikan legitimasi bagi kelompok itu di mata Muslim Sunni.
(ian)
Berita Terkait
Enam Tahun Pasca Serangan...
Enam Tahun Pasca Serangan ISIS, Nasib Kaum Yazidi Masih Belum Jelas
Irak Setop Tayangan...
Irak Setop Tayangan Prank Berbau Aksi Teror
Bom Sepeda Motor Tewaskan...
Bom Sepeda Motor Tewaskan 4 Orang di Irak, Diduga Dilakukan ISIS
ISIS Masih Kuat, NATO...
ISIS Masih Kuat, NATO akan Kirim 3.500 Pasukan Tambahan ke Irak
Warga Irak Sambut Paus...
Warga Irak Sambut Paus Fransiskus di Bekas Pertahanan ISIS
Pernah Jajah Irak, George...
Pernah Jajah Irak, George Bush Akui Tak Tahu Banyak Urusan Internasional
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
1 jam yang lalu
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
2 jam yang lalu
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
3 jam yang lalu
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
6 jam yang lalu
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
6 jam yang lalu
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
7 jam yang lalu
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved