Lebih dari 1.200 Mati Kelaparan di Kamp Pengungsi Nigeria

Kamis, 23 Juni 2016 - 22:47 WIB
Lebih dari 1.200 Mati...
Lebih dari 1.200 Mati Kelaparan di Kamp Pengungsi Nigeria
A A A
LAGOS - Lebih dari 1.200 orang meninggal karena kelaparan dan menderita penyakit di sebuah kamp bantuan di timur laut Nigeria. Kamp bantuan itu ditujukan bagi mereka yang melarikan diri dari kelompok Boko Haram, seperti dikatakan organisasi amal medis Medecins Sans Frontieres (MSF).

MSF mengatakan pada hari Kamis, timnya menemukan 24.000 orang, termasuk 15.000 anak-anak, berlindung di kamp yang terletak di sebuah kompleks rumah sakit saat berkunjung ke Bama bulan lalu. Ini merupakan perjalanan pertama ke kota itu sejak direbut dari Boko Haram pada Maret 2015.

MSF mengatakan darurat bencana kemanusiaan tengah terjadi di kamp ini. MSF menambahkan, sekitar seperlima dari 800 anak-anak yang menjalani tes kesehatan menderita kurang gizi akut dan hampir 500 anak-anak telah meninggal.

"Kami telah diberitahu bahwa orang-orang, termasuk anak-anak di sana telah mati kelaparan. Kami diberitahu bahwa pada hari-hari tertentu lebih dari 30 orang tewas karena kelaparan dan penyakit," kata Kepala misi MSF di Nigeria, Ghada Hatim, seperti dikutip dari Telegraph, Kamis (23/6/2016).

Selama kunjungan tersebut, tim MSF menghitung terdapat 1.233 kuburan di dekat kamp yang telah digali pada tahun lalu. Dikatakan 480 kuburan tersebut milik anak-anak.

Lebih dari 15.000 orang telah tewas dan 2 juta mengungsi dari Nigeri menuju sejumlah negara tetangga seperti Chad, Niger dan Kamerun selama pemberontakan tujuh tahun Boko Haram.
(ian)
Berita Terkait
Jenderal Nigeria Sebut...
Jenderal Nigeria Sebut Video Aksi Protes Berdarah di Lagos Hoaks
Siapa Gwaska Dankarami?...
Siapa Gwaska Dankarami? Gembong Bandit yang Kejam dan Selalu Bersembunyi di Hutan dan Ditakuti Tentara dan Warga Nigeria
Nigeria Berusaha Pulih...
Nigeria Berusaha Pulih dari Banjir Terburuk dalam Satu Dekade
59 Orang Tewas dalam...
59 Orang Tewas dalam Serangan Simpatisan ISIS di Pelosok Nigeria
Tegakkan Lockdown, Polisi-Tentara...
Tegakkan Lockdown, Polisi-Tentara Nigeria Bunuh 18 Warga
Brutal! Gerombolan Bandit...
Brutal! Gerombolan Bandit Bakar Bus, 30 Penumpang Tewas Terpanggang
Berita Terkini
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
14 menit yang lalu
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
2 jam yang lalu
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
3 jam yang lalu
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
7 jam yang lalu
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
8 jam yang lalu
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved