ISIS Deklarasi Kekhalifahan di Filipina, Manila: Hanya Propaganda

Kamis, 23 Juni 2016 - 16:41 WIB
ISIS Deklarasi Kekhalifahan...
ISIS Deklarasi Kekhalifahan di Filipina, Manila: Hanya Propaganda
A A A
MANILA - Militer Filipina menegaskan bahwa deklarasi “kekhalifahan” ISIS di Filipina dalam bentuk video hanya propaganda. Militer Filipina minta orang-orang di Asia Tenggara jangan terpengaruh dengan video tersebut.

Video deklarasi “kekhalifahan” ISIS untuk wilayah Filipina itu dirilis kelompok ISIS atau Islamic State pada hari Selasa. Militan asal Indonesia, Malaysia dan Filipina ikut terlibat dalam pembuatan video deklarasi yang diduga dibuat di Suriah tersebut.

”Orang tidak boleh terganggu oleh itu, karena itu adalah bagian dari propaganda yang mereka sebarkan,” kata juru bicara militer Filipina, Brigadir Jenderal Restituto Padilla, kepada wartawan, Kamis (23/6/2016).

Baca juga:
Pria Indonesia Ikut Deklarasi "Kekhalifahan" ISIS di Filipina

Video propaganda berdurasi sekitar 21 menit itu menampilkan militan asal Indonesia, Filipina dan Malaysia yang mendesak semua orang untuk bergabung dengan kelompok ISIS di Filipina di bawah kepemimpinan Isnilon Hapilon.

Isnilon Hapilon selama ini dikenal sebagai pemimpin kelompok Abu Sayyaf di Filipina yang sudah bersumpah setia kepada ISIS.

Rita Katz, Direktur SITE Intelligence Group, situs yang melacak kegiatan ISIS dan kelompok teror lain, mengatakan bahwa video itu disiarkan dalam lima bahasa. Yakni bahasa Arab, Inggris, Filipina, Indonesia dan Melayu. Isinya untuk meradikalisasi umat Islam di seluruh wilayah Asia Tenggara.

”Jangan mengasihani mereka. Tikam mereka dengan menggunakan bolo, tuangkan bensin di tempat tinggal mereka. Hati-hati dan jangan disesatkan oleh taktik presiden terpilih Filipina, (Rodrigo) Duterte,” kata salah satu militan ISIS dalam video propaganda itu, seperti dikutip The Straits Times.

Sebelumnya, presiden terpilih Filipina, Rodrigo Guterte, bersumpah untuk menumpas kelompok Abu Sayyaf.
(mas)
Berita Terkait
Perbarui Sumpah Lindungi...
Perbarui 'Sumpah' Lindungi Filipina, AS Serahkan Rudal dan Bom
Abu Sayyaf Sergap Militer...
Abu Sayyaf Sergap Militer Filipina, 11 Tentara Dihabisi
Sidang Munarman, Saksi...
Sidang Munarman, Saksi Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri Filipina Hadiri Baiat ISIS di Makassar
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
3 Alasan Timnas Indonesia...
3 Alasan Timnas Indonesia Tidak Boleh Kalah di Pertandingan Filipina vs Indonesia
Kemlu Selidiki Dua WNI...
Kemlu Selidiki Dua WNI Jadi Buron Kasus Terorisme di Filipina
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
8 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
9 jam yang lalu
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
11 jam yang lalu
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
12 jam yang lalu
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
13 jam yang lalu
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
14 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved