Filipina Abaikan Tawaran China Duduk Satu Meja Bahas LCS

Rabu, 08 Juni 2016 - 19:25 WIB
Filipina Abaikan Tawaran...
Filipina Abaikan Tawaran China Duduk Satu Meja Bahas LCS
A A A
BEIJING - China menyatakan, Filipina telah mengabaikan proposal mekanisme pembicaraan atas masalah maritim. China seolah ingin menegaskan jika mereka terbuka untuk pembicaraan bilateral dengan Manila terkait polemik di Laut China Selatan (LCS).

Lewat Kementerian Luar Negerinya, China mengatakan kedua negara telah sepakat pada tahun 1995 untuk menyelesaikan sengketa di Laut China Selatan dengan cara damai dan ramah melalui konsultasi atas dasar kesetaraan dan saling menghormati.

"China dalam sejumlah kesempatan mengusulkan pembentukan mekanisme konsultasi reguler China-Filipina terhadap isu-isu maritim dengan Filipina. Namun, sampai saat ini tidak pernah ada tanggapan dari pihak Filipina," begitu bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri China seperti dikutip dari Reuters, Rabu (8/6/2016).

Filipina diketahui telah membawa kasus LCS ke pengadilan internasional di Den Haag, Belanda. Namun, cara ini ditolak oleh China yang menginginkan pemecahan masalah secara bilateral.

"China mendesak Filipina untuk segera menghentikan perilaku yang salah dengan mendorong maju proses arbitrase, dan kembali ke jalan yang benar dari penyelesaian sengketa yang relevan di Laut Cina Selatan melalui negosiasi bilateral dengan China," kata kementerian itu.
(ian)
Berita Terkait
Menlu Filipina kepada...
Menlu Filipina kepada China: Keluar dari Laut China Selatan!
Bersitegang dengan China,...
Bersitegang dengan China, Filipina Bangun Stasiun Pemantau di LCS
Duterte: Konflik dengan...
Duterte: Konflik dengan China Pasti Berujung Pertumpahan Darah
Menhan Filipina: Beijing...
Menhan Filipina: Beijing Ingin Caplok Lebih Banyak Wilayah di Laut China Selatan
Filipina: Dunia Dukung...
Filipina: Dunia Dukung Kami, China Sendirian
Sejarah Konflik China-Filipina...
Sejarah Konflik China-Filipina dalam Sengketa Laut China Selatan
Berita Terkini
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
1 jam yang lalu
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
2 jam yang lalu
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
3 jam yang lalu
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
4 jam yang lalu
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
5 jam yang lalu
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
6 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved