Kremlin: Latihan Perang NATO Ganggu Stabilitas Eropa

Selasa, 07 Juni 2016 - 17:45 WIB
Kremlin: Latihan Perang...
Kremlin: Latihan Perang NATO Ganggu Stabilitas Eropa
A A A
MOSKOW - Pemerintah Rusia angkat bicara mengenai latihan perang besar-besaran yang dilakukan NATO di Polandia. Latihan perang itu setidaknya diikuti oleh 20 negara anggota NATO, dan sejumlah negara pendukung mereka.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov menuturkan, apa yang dilakukan NATO di Polandia dapat mengganggu stabilitas dan keamanan di Eropa. "Latihan militer yang dilakukan oleh NATO di Polandia dan beberapa negara Eropa lainnya tidak berkontribusi pada suasana kepercayaan dan keamanan di Eropa," kata Peskov, seperti dilansir Reuters pada Selasa (7/6).

Selama lebih dari 10 hari, sekitar 30 ribu lebih tentara yang didukung oleh sejumlah besar kendaraan, pesawat terbang dan kapal akan terlibat dalam latihan yang disebut-sebut terbesar pada sisi timur NATO sejak akhir Perang Dingin.

Latihan yang diberi nama Anakonda-16 akan meliputi beragam manuver, seperti serangan malam dengan menggunakan helikopter dan aksi pasukan terjun payung Amerika Serikat (AS) untuk membangun jembatan sementara di atas sungai Vistula. Latihan ini digelar satu bulan sebelum pertemuan puncak NATO di Warsawa.

AS sendiri akan menerjunkan 14 ribu pasukan dalam latihan ini, yang merupakan kontingen asing terbesar dalam latihan tersebut. Negara-negara non-NATO seperti Swedia dan Finlandia juga mengambil bagian dalam latihan tersebut.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
1 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
1 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
3 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
4 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
4 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
6 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved