Erdogan Murka Tentara AS Pakai Lambang Milisi Kurdi

Sabtu, 28 Mei 2016 - 22:54 WIB
Erdogan Murka Tentara...
Erdogan Murka Tentara AS Pakai Lambang Milisi Kurdi
A A A
ANKARA - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengutuk dukungan Amerika Serikat (AS) kepada milisi Kurdi di Suriah, YPG. Hal ini dipicu munculnya gambar pasukan komando AS mengenakan lambang milisi Kurdi yang dicap sebagai kelompok teroris oleh Ankara.

Erdogan mengatakan, negara-negara yang menjadi sekutu Turki seharusnya tidak memakai lambang dari Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), yang didukung oleh AS, dalam peperangan di Raqqa.

"Aku mengutuk dukungan yang mereka berikan kepada YPG. Mereka teman-teman kita, yang bersama kami dalam NATO, seharusnya tidak mengirim tentara mereka ke Suriah mengenakan emblem YPG," kata Erdogan seperti dikutip dari Al Araby, Sabtu (28/5/2016).

Sebelumnya, Pentagon mengumumkan bahwa pasukan operasi khusus di Suriah utara selanjutnya akan berhenti memakai lencana dari gerilyawan YPG, menyikapi protes yang dilancarkan oleh Turki.

Pentagon menegaskan bahwa pasukan AS tidak akan lagi menggunakan lambang tentara Kurdi di seragamnya, meskipun milites AS bertekad untuk terus bekerja sama dengan mereka dalam memerangi ISIS.
(ian)
Berita Terkait
Erdogan: Sanksi Amerika...
Erdogan: Sanksi Amerika Serikat Tidak Menghormati Turki
Erdogan: Turki Kirim...
Erdogan: Turki Kirim Peralatan Medis ke Amerika Serikat
9 Negara Sekutu Utama...
9 Negara Sekutu Utama Amerika Serikat di Timur Tengah
Erdogan: Gaza adalah...
Erdogan: Gaza adalah Tanah Palestina, Amerika Serikat Harus Menerimanya
Kecil Kemungkinan Turki...
Kecil Kemungkinan Turki Jual S-400 Rusia ke AS
Lawan COVID-19, Turki...
Lawan COVID-19, Turki Kirim Bantuan Peralatan Medis ke ASĀ 
Berita Terkini
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
26 menit yang lalu
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
1 jam yang lalu
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
2 jam yang lalu
Pabrik Senjata dan Dirgantara...
Pabrik Senjata dan Dirgantara Meledak di Korsel Tewaskan 5 Orang, Apakah Ada Sabotase?
2 jam yang lalu
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
3 jam yang lalu
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
4 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved