Obama Kembali Sindir Gaya Kampanye Trump
Senin, 16 Mei 2016 - 19:48 WIB
Obama Kembali Sindir Gaya Kampanye Trump
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama kembali melemparkan kritik terhadap gaya kampanye yang dilakukan oleh Donald Trump. Obama mengkritik gaya kampanye Trump yang dinilai rasis
Walaupun tidak spesifik menyebut nama Trump, namun setiap kata-kata yang meluncur dari mulut Obama sangat jelas merujuk pada bakal calon Presiden AS dari partai Republik itu. Satu hal yang membuat jelas saat dirinya menyindiri mengenai pembangunan tembok di wilayah perbatasan.
"Hari-hari baik di masa lalu sejatinya tidaklah terlalu baik," kata Obama, merujuk pada masalah diskriminasi rasial, kemiskinan dan kurangnya kesetaraan bagi perempuan di masa lalu AS.
"Dunia ini lebih saling berhubungan dari sebelumnya dan hal ini menjadi lebih terhubung setiap hari. Dinding bangunan tidak akan mengubah banyak hal," sambung Obama, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (16/5).
Obama juga mencatat bahwa tidak ada dinding yang bisa menghentikan wabah penyakit menular seperti Ebola dan Zika, atau membantu AS tetap kompetitif pada era globalisasi saat ini.
"Membangun sebuah dinding tak berujung sepanjang perbatasan kami dan menyalahkan tantangan kami pada imigran, tidak hanya bertentangan dengan sejarah kita sebagai tempat berkumpulnya manusia. Ini juga bertentangan dengan bukti bahwa pertumbuhan dan inovasi kami dan dinamisme kami selalu didorong oleh kemampuan kita untuk menarik orang dari setiap sudut dunia," ucapnya.
Trump, dalam kampanyenya beberapa waktu memang mengatakan akan membangun sebuh dinding di wilayah perbatasan AS dan Meksiko, untuk mencegah masuknya imigran. Trump bahkan menyebut dirinya akan memaksa pemerintah Meksiko untuk membiayai pembangunan dinding itu.
Walaupun tidak spesifik menyebut nama Trump, namun setiap kata-kata yang meluncur dari mulut Obama sangat jelas merujuk pada bakal calon Presiden AS dari partai Republik itu. Satu hal yang membuat jelas saat dirinya menyindiri mengenai pembangunan tembok di wilayah perbatasan.
"Hari-hari baik di masa lalu sejatinya tidaklah terlalu baik," kata Obama, merujuk pada masalah diskriminasi rasial, kemiskinan dan kurangnya kesetaraan bagi perempuan di masa lalu AS.
"Dunia ini lebih saling berhubungan dari sebelumnya dan hal ini menjadi lebih terhubung setiap hari. Dinding bangunan tidak akan mengubah banyak hal," sambung Obama, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (16/5).
Obama juga mencatat bahwa tidak ada dinding yang bisa menghentikan wabah penyakit menular seperti Ebola dan Zika, atau membantu AS tetap kompetitif pada era globalisasi saat ini.
"Membangun sebuah dinding tak berujung sepanjang perbatasan kami dan menyalahkan tantangan kami pada imigran, tidak hanya bertentangan dengan sejarah kita sebagai tempat berkumpulnya manusia. Ini juga bertentangan dengan bukti bahwa pertumbuhan dan inovasi kami dan dinamisme kami selalu didorong oleh kemampuan kita untuk menarik orang dari setiap sudut dunia," ucapnya.
Trump, dalam kampanyenya beberapa waktu memang mengatakan akan membangun sebuh dinding di wilayah perbatasan AS dan Meksiko, untuk mencegah masuknya imigran. Trump bahkan menyebut dirinya akan memaksa pemerintah Meksiko untuk membiayai pembangunan dinding itu.
(esn)