Tentara Rusia Tewas usai Ditembak Militan di Suriah
Kamis, 12 Mei 2016 - 10:58 WIB
Tentara Rusia Tewas usai Ditembak Militan di Suriah
A
A
A
HOMS - Seorang tentara militer Rusia tewas setelah ditembak militan ketika mengawal misi pemantauan di wilayah Homs, Suriah.
Tentara Rusia bernama Anton Erygin, sempat bertahan hidup dua hari di rumah sakit setelah ditembak.
Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Rabu mengkonfirmasi kematian tentara Moskow itu, setelah seorang juru bicara militer Rusia di pangkalan Hmeimim membenarkan adanya serangan fatal militan di Suriah.
”Tentara itu diangkut ke rumah sakit di mana dokter militer Rusia berjuang untuk menyelamatakan hidupnya selama dua hari, tapi dia tidak bisa diselamatkan,” kata pihak pangkalan militer Hmeimim.
Erygin, seperti dikutip Russia Today, semalam, akan diusulkan untuk mendapatkan anumerta atas jasanya.
Sebelumnya pada bulan April, Rusia memberikan penghormatan tertinggi kepada Letnan Aleksandr Prokhorenko, setelah dia meminta dibombardir oleh pesawat tempur Rusia ketika dia dikepung puluhan militant ISIS di Palmyra, Suriah.
Media-media Barat menjuluki Prokhorenko sebagai “Rambo” Rusia. Prokhorenko baru saja dianugerahi gelar pahlawan Rusia atas pengorbanannya.
Tentara Rusia bernama Anton Erygin, sempat bertahan hidup dua hari di rumah sakit setelah ditembak.
Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Rabu mengkonfirmasi kematian tentara Moskow itu, setelah seorang juru bicara militer Rusia di pangkalan Hmeimim membenarkan adanya serangan fatal militan di Suriah.
”Tentara itu diangkut ke rumah sakit di mana dokter militer Rusia berjuang untuk menyelamatakan hidupnya selama dua hari, tapi dia tidak bisa diselamatkan,” kata pihak pangkalan militer Hmeimim.
Erygin, seperti dikutip Russia Today, semalam, akan diusulkan untuk mendapatkan anumerta atas jasanya.
Sebelumnya pada bulan April, Rusia memberikan penghormatan tertinggi kepada Letnan Aleksandr Prokhorenko, setelah dia meminta dibombardir oleh pesawat tempur Rusia ketika dia dikepung puluhan militant ISIS di Palmyra, Suriah.
Media-media Barat menjuluki Prokhorenko sebagai “Rambo” Rusia. Prokhorenko baru saja dianugerahi gelar pahlawan Rusia atas pengorbanannya.
(mas)