Serang Yaman, Saudi Gunakan Bom Cluster Buatan AS

Jum'at, 06 Mei 2016 - 14:16 WIB
Serang Yaman, Saudi...
Serang Yaman, Saudi Gunakan Bom Cluster Buatan AS
A A A
SANAA - Arab Saudi menggunakan bom cluster buatan Amerika Serikat (AS) saat melakukan serangan udara di Yaman. Hal itu diutarakan oleh kelompok pemantau Hak Asasi Manusia, Human Rights Watch (HRW).

Direktur masalah persenjataan HRW, Steve Goose menuturkan, AS terus melakukan penjualan bom cluster ke Saudi, yang pada akhirnya digunakan oleh negara tersebut untuk melakukan serangan di Yaman. Padahal, bom cluster adalah salah satu senjata yang dilarang untuk dijual dan dipakai oleh banyak negara.

"AS telah menjual bom cluster ke Arab Saudi, senjata yang sebagian besar negara telah menolaknya karena bahaya yang disebabkan kepada warga sipil," ucap Goose, seperti dikutip dari situs resmi HRW pada Jumat (6/5).

"Arab Saudi harus berhenti menggunakan bom cluster di Yaman atau di mana pun, dan AS harus berhenti memproduksi dan mengekspor bom jenis itu," sambung pria yang juga menjabat sebagai kepala Cluster Munition Coalition tersebut.

Bom cluster mulai dilarang penggunananya pada tahun 2008 lalu, diman saat itu sekitar 119 negara menandatangi perjanjian pelarang senjata. AS, dan Saudi sayangnya bukan negara yang turut menandatangi kesepakatan itu, yang membuat mereka masih menggunakan bom cluster sampai saat ini.
(esn)
Berita Terkait
Hanya Jadi Boneka, PM...
Hanya Jadi Boneka, PM Yaman Ahmed bin Mubarak Pilih Mundur
Setelah Assad Tumbang,...
Setelah Assad Tumbang, Mungkinkah Rakyat Yaman Jatuhkan Houthi dengan Dukungan Israel dan AS?
Israel Sebut Musuh Terberatnya...
Israel Sebut Musuh Terberatnya Sekarang Adalah Houthi
Arab Saudi Ancam STC...
Arab Saudi Ancam STC yang Ingin Menguasai Hadramaut
Saudi Bertarung dengan...
Saudi Bertarung dengan UEA di Yaman, Berikut 6 Faktanya
Yaman Terpecah Belah,...
Yaman Terpecah Belah, Akankah Intervensi Arab Saudi dan UEA Sukses?
Berita Terkini
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
1 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
2 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
3 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
4 jam yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
4 jam yang lalu
Infografis
Negara-Negara Arab Kompak...
Negara-Negara Arab Kompak Menolak Bantu AS Serang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved