Tentara AS Pelaku Penyerangan RS Kunduz Tidak Diadili

Sabtu, 30 April 2016 - 20:50 WIB
Tentara AS Pelaku Penyerangan...
Tentara AS Pelaku Penyerangan RS Kunduz Tidak Diadili
A A A
WASHINGTON - Militer Amerika Serikat menjatuhkan hukuman administratif kepada 16 anggota militernya yang dinyatakan bersalah dalam serangan mematikan terhadap sebuah rumah sakit di Kunduz, Afghanistan pada tahun lalu. Namun, AS menyatakan bahwa serangan yang menewaskan 42 orang itu bukanlah kejahatan perang.

Menurut Jenderal Joseph Votel, hukuman administratif tersebut dapat menghentikan atau mengakhiri karier anggota militer AS. Meski begitu, tidak ada satupun dari mereka yang dihadapkan pada pengadilan militer, seperti dikutip dari laman ABC News, Sabtu (30/4/2016).

Votel mengatakan, peristiwa itu disebabkan oleh kesalahan manusia, pelanggaran aturan perang, dan kekeliruan menjalankan peralatan sesuai dengan waktunya. Akibatnya, 42 orang tewas dalam serangan tersebut.

Votel mengungkapkan, saat peristiwa terjadi, pesawat tempur AC-130 lengkap dengan meriam tembak dan senjata menembak rumah sakit di Kuduz selama 30 menit sebelum menyadari adanya kesalahan dan menghentikannya. Diakatakan Votel, informasi dari Badan Intelijen Afghanistan mengatakan bahwa target adalah sebuah bangunan yang jaraknya sekitar 450 yard.

"Tidak ada seorang pun yang terlibat dalam insiden itu mengetahui bahwa bangunan yang menjadi target adalah rumah sakit," kata Votel. Ia pun menyatakan belasungkawa yang dalam kepada korban luka dan keluarga mereka yang tewas.

Votel mengatakan, pemerintah AS telah membuat "tanda simpati" dengan memberikan santunan sebesar USD3.000 untuk setiap korban luka dan USD6.000 kepada keluarga korban tewas.
(ian)
Berita Terkait
Negara yang Pernah Diinvasi...
Negara yang Pernah Diinvasi Amerika Serikat
Iran: Pengusiran Amerika...
Iran: Pengusiran Amerika Serikat dari Afghanistan 'Memalukan'
Taliban dan Gagalnya...
Taliban dan Gagalnya Amerika Serikat Membangun Negara Boneka di Afghanistan
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
Viral! Promo Undang...
Viral! Promo Undang Warga Amerika Serikat Berlibur ke Afghanistan
Tentara Seksi Amerika...
Tentara Seksi Amerika Serikat Ini Tewas Bunuh Diri
Berita Terkini
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
1 jam yang lalu
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
2 jam yang lalu
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
3 jam yang lalu
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
3 jam yang lalu
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
4 jam yang lalu
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
4 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved