Obama: Kirim Tentara ke Suriah Adalah Sebuah Kesalahan
Minggu, 24 April 2016 - 15:24 WIB
Obama: Kirim Tentara ke Suriah Adalah Sebuah Kesalahan
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama kembali menegaskan bahwa pihaknya tidak akan pernah mengirimkan tentara ke Suriah. Menurutnya, sebuah kesalahan yang teramat besar jika AS, ataupun negara lain melakukan hal tersebut.
"Ini akan menjadi sebuah kesalahan untuk AS, atau Inggris untuk mengirim pasukan darat dan menggulingkan rezim Bashar al-Assad," ucap Obama, seperti dilansir BBC pada Minggu (24/4).
Dirinya juga menuturkan bahwa dirinya tidak berpikir bahwa ISIS tidak akan kalah dalam sembilan bulan ke depan, atau sampai akhir masa jabatannya. Selain itu, Obama juga menuturkan bahwa upaya militer semata tidak akan menyelesaikan masalah ini.
"Saya tidak berpikir ada solusi sederhana. Agar kita untuk memecahkan masalah jangka panjang di Suriah, solusi militer dan tentu saja mengerahkan pasukan darat, tidak akan menyelesaikan masalah ini," sambungnya.
"Koalisi pimpinan AS akan terus menyerang basis ISIS di tempat-tempat seperti Raqqa, dan mencoba untuk mengisolasi ISIS di sejumlah wilayah di Suriah, dan mengunci sejumlah wilayah untuk mencegah masuknya militan ke Eropa," imbuhnya.
Obama menambahkan masyarakat internasional harus terus menerapkan tekanan kepada semua pihak, termasuk Rusia, Iran dan kelompok oposisi moderat untuk duduk satu meja, dan membahas mengenai masalah transisi.
"Ini akan menjadi sebuah kesalahan untuk AS, atau Inggris untuk mengirim pasukan darat dan menggulingkan rezim Bashar al-Assad," ucap Obama, seperti dilansir BBC pada Minggu (24/4).
Dirinya juga menuturkan bahwa dirinya tidak berpikir bahwa ISIS tidak akan kalah dalam sembilan bulan ke depan, atau sampai akhir masa jabatannya. Selain itu, Obama juga menuturkan bahwa upaya militer semata tidak akan menyelesaikan masalah ini.
"Saya tidak berpikir ada solusi sederhana. Agar kita untuk memecahkan masalah jangka panjang di Suriah, solusi militer dan tentu saja mengerahkan pasukan darat, tidak akan menyelesaikan masalah ini," sambungnya.
"Koalisi pimpinan AS akan terus menyerang basis ISIS di tempat-tempat seperti Raqqa, dan mencoba untuk mengisolasi ISIS di sejumlah wilayah di Suriah, dan mengunci sejumlah wilayah untuk mencegah masuknya militan ke Eropa," imbuhnya.
Obama menambahkan masyarakat internasional harus terus menerapkan tekanan kepada semua pihak, termasuk Rusia, Iran dan kelompok oposisi moderat untuk duduk satu meja, dan membahas mengenai masalah transisi.
(esn)