Dua Pesawat Mata-mata Rusia Ini Disebut Bikin AS Iri

Sabtu, 23 April 2016 - 17:26 WIB
Dua Pesawat Mata-mata...
Dua Pesawat Mata-mata Rusia Ini Disebut Bikin AS Iri
A A A
MOSKOW - Operasi militer Rusia di Suriah, terutama dalam pengerahan sejumlah pesawat mata-mata dinilai analis militer telah membuat Amerika Serikat (AS) iri. Ada dua jenis pesawat mata-mata canggih Rusia yang membuat Barat terkesan.

Perbaikan mengesankan Rusia untuk arsenal pasukan konvensional, terutama berkenaan dengan kemampuan sinyal intelijen (SIGINT) dan peperangan elektronik (EW) telah ditampilkan di Suriah,” kata analis militer AS, Catlin Patterson.


Di Suriah, Rusia diduga telah mengerahkan dua Electronic Intelligence (ELINT) dan pesawat SIGINT, yang mungkin membuat iri beberapa pihak di Washington," lanjut Patterson, seorang merupkan veteran dari Korps Marinir AS, di mana dia pernah menjabat sebagai Cryptologic Linguist dan Analis Sinyal Intelijen.


Patterson merinci dua jenis pesawat mata-mata Rusia yang membuat Barat terkesan. Keduanya adalah;

1.Pesawat Pengintai Ilyushin Il-20


NATO menamakan pesawat mata-mata ini dengan kode nama "Coot".

Il-20 hadir dengan berbagai sensor, antena, IR (Infrared) dan sensor optik, sebuah SLAR (Side-Looking Airborne Radar), dan peralatan komunikasi satelit untuk berbagi data real-time,” kata Patterson menggambarkan pesawat itu.


Il-20 adalah versi militer dari pesawat penumpang Il-18. Menurut GlobalSecurity.com, pesawat ini dirancang untuk mengumpulkan data intelijen dengan beragam fitur.


Pesawat ini identik dengan dua antena yang menonjol dari bagian atas badan pesawat. Pesawat Il-20 diterbangkan oleh lima awak yang didampingi oleh delapan spesialis misi.


Pesawat ini diyakini secara teratur melakukan misi pengintaian jarak jauh di wilayah Baltik, terbang di wilayah udara internasional dengan transponder yang dimatikanpraktek standar untuk hampir semua pesawat ISR (Intelligence Surveillance Reconnaissance).

Di Suriah, pesawat ini juga diduga dilakukan untuk misi intelijen. Menurut laporan Avationist, pesawat Il-20 digunakan untuk menyadap komunikasi para militan ISIS atau Daesh dan mendeteksi sistem emisi untuk membangun sebuah Orde Pertempuran Elektronik (EOB) terhadap ISIS di wilayah tersebut.

2. Pesawat Mata-mata Tu-214R


Antena dari pesawat Tu-214R bisa mencegat sinyal yang dipancarkan oleh sistem (radar, pesawat, radio, kendaraan tempur, ponsel dan lainnya) milik musuh, sehingga dapat membangun EOB terhadap pasukan musuh.

Rusia Tu-214R adalah pesawat mata-mata yang dirancang berdasarkan pesawat angkut komersial Tu-214 yang dimodifikasi dengan kode nama ”Project 141”. Pesawat mata-mata ini untuk menggantikan pesawat Ilyushin Il-20M ELINT.


Situs pelacakan penerbangan flightradar24.com melaporkan bahwa pesawat ini bisa dilacak karena mengikuti koridor. Setidaknya pesawat ini pernah terlacak terbang dari Rusia, ke Laut Kaspia dan kemudian ke Suriah melalui rongga udara Iran dan Irak.


Sebelumnya, pesawat ini juga terlihat terbang di dekat Crimea. Meskipun wajar bagi negara dan militer untuk menjaga teknologi mereka berkembang, Rusia berinvestasi dengan modal cukup banyak untuk cepat memodernisasi kekuatan militernya, melengkapi tentara untuk berperang di medan tempur kemudian hari,” ujar Patterson.


AS telah terlalu fokus pada doktrin kontra-pemberontakan, macet dalam konflik dari Irak ke Afghanistan, dan hasilnya telah mengabaikan SIGINT Amerika sendiri serta kemampuan EW untuk perang konvensional dengan kekuatan lain seperti Rusia atau China,” imbuh Patterson, seperti dikutip Sputniknews, Sabtu (23/4/2016).
.
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
1 jam yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
2 jam yang lalu
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
6 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
7 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
8 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
9 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved