Malaysia Protes RI Soal Penangkapan Kapal Nelayan

Rabu, 20 April 2016 - 14:41 WIB
Malaysia Protes RI Soal...
Malaysia Protes RI Soal Penangkapan Kapal Nelayan
A A A
KUALA LUMPUR - Pemerintah Malaysia membenarkan laporan bahwa ada beberapa kapal nelayan berbendera Malaysia yang ditangkap oleh otoritas Indonesia. Malaysia mengaku telah melayangkan protes mengenai hal ini kepada pemerintah Indonesia.

"Kementerian Luar Negeri Malaysia ingin mengkonfirmasi laporan berita bahwa sejumlah kapal nelayan berbendera Malaysia, termasuk SLFA 4625, PKFB 1512 dan KHF 1917 yang ditangkap dan ditahan oleh pihak berwenang Indonesia," kata Kemenlu Malaysia pada Rabu (20/4).

Kemenlu Malaysia menuturkan, berdasarkan informasi yang mereka dapat Persatuan Kebajikan Nelayan Dan Peniaga-Peniaga Ikan Sekinchan, Selangor, kemungkinan penangkapan tersebut terjadi di wilayah perairan Malaysia.

"Penangkapan ini tidak konsisten dengan pemahaman yang dicapai antara Malaysia dan Republik Indonesia dalam menangani insiden perikanan terkait, Kemlu Malaysia telah melakukan upaya bersama dan berkelanjutan untuk mengatasi masalah ini, termasuk untuk mengamankan pelepasan kapal nelayan dan awak kapal mereka," sambungnya.

Menurut Kemenlu Malaysia, pihaknya juga meminta kepada Duta Besar Malaysia di Indonesia untuk membahas masalah ini dengan kementerian terkait di Indonesia. Khususnya dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

"Konsul Malaysia di Pekanbaru telah melakukan perjalanan ke Batam untuk melakukan kunjungan dan untuk memeriksa kesejahteraan para kapten dari kapal nelayan SLFA 4625 dan PKFB 1512," ungkapnya.

"Instansi terkait di Malaysia termasuk Departemen Perikanan dan Dewan Keamanan Nasional, Departemen Perdana Menteri juga telah turut tangan dalam masalah ini. Kemenlu Malaysia berbagi kecemasan anggota keluarga dan perhatian dari pemilik perahu nelayan, dan akan terus melakukan semua langkah yang mungkin untuk mengatasi masalah ini dengan pemerintah Indonesia," pungkasnya.
(esn)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
2 jam yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
2 jam yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
4 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
5 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
6 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
8 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved