Oposisi Suriah Tolak Usulan PBB Soal Assad
Sabtu, 16 April 2016 - 22:35 WIB
Oposisi Suriah Tolak Usulan PBB Soal Assad
A
A
A
JENEWA - Kelompok oposisi Suriah menolak proposal pembicaraan damai dari utusan khusus PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura, terkait nasib Presiden Bashar al-Assad. Utusan PBB mengusulkan, Bashar al-Assad tetap menjadi presiden dengan tiga wakil dari kelompok oposisi selama masa transisi.
"Dia mengusulkan agar Presiden Bashar al-Assad menunjuk tiga wakil presiden yang kita pilih, dan ia akan mentransfer hak prerogatif militer dan politiknya kepada mereka," ungkap sumber dari kelompok oposisi HNC.
"Secara efektif, Assad akan tetap berada dalam posisi seremonial. Tapi kami menolak proposal tersebut," sambung sang sumber seperti dikutip dari Midle East Online, Sabtu (16/4/2016).
Sumber tersebut juga mengatakan bahwa usulan tersebut bukanlah usulan pribadi de Mistura. "Tapi dia berharap untuk mendengar pendapat kami," katanya lagi
Sebelumnya, juru bicara HNC Salem al-Meslet mengatakan, kelompoknya bersedia bekerjasama dengan diplomat dan teknokrat rezim Suriah selama masa transisi. Namun, ia bersikeras menyatakan tidak ada peran bagi Assad atau siapa saja yang telah memerankan peran sentral dalam perang sipil di Suriah.
"Dia mengusulkan agar Presiden Bashar al-Assad menunjuk tiga wakil presiden yang kita pilih, dan ia akan mentransfer hak prerogatif militer dan politiknya kepada mereka," ungkap sumber dari kelompok oposisi HNC.
"Secara efektif, Assad akan tetap berada dalam posisi seremonial. Tapi kami menolak proposal tersebut," sambung sang sumber seperti dikutip dari Midle East Online, Sabtu (16/4/2016).
Sumber tersebut juga mengatakan bahwa usulan tersebut bukanlah usulan pribadi de Mistura. "Tapi dia berharap untuk mendengar pendapat kami," katanya lagi
Sebelumnya, juru bicara HNC Salem al-Meslet mengatakan, kelompoknya bersedia bekerjasama dengan diplomat dan teknokrat rezim Suriah selama masa transisi. Namun, ia bersikeras menyatakan tidak ada peran bagi Assad atau siapa saja yang telah memerankan peran sentral dalam perang sipil di Suriah.
(ian)