AS Serukan Myanmar Akhiri Pelanggaran Terhadap Rohingya

Jum'at, 15 April 2016 - 22:48 WIB
AS Serukan Myanmar Akhiri...
AS Serukan Myanmar Akhiri Pelanggaran Terhadap Rohingya
A A A
WASHINGTON - Komisi pemerintah Amerika Serikat (AS) yang memantau kebebasan beragama internasional (USCIRF) meminta pemerintah baru Myanmar untuk mengakhiri kebijakan diskriminasi terhadap kelompok minoritas Muslim Rohingya.

USCIRF mengatakan, Myanmar perlu untuk bertindak guna melindungi kebebasan beragama dan mengakhiri diskriminasi terhadap kelompok minoritas.

"Salah satu langkah tersebut adalah pemerintah Myanmar secara radikal mengubah kebijakan diskriminasi dan praktek di negara bagian Rakhine, yang telah merugikan anggota masyarakat etnis yang tinggal di sana, terutama Muslim Rohingya," bunyi pernyataan USCIRF dikutip dari Reuters, Jumat (15/4/2016).

USCIRF meminta pemerintah Myanmar untuk tidak lagi memberlakukan hukum diskriminasi terhadap etnis dan agama minoritas, termasuk Kristen, Rohingya dan Muslim lainnya.

Mereka juga meminta pemerintah Myanmar untuk meratifikasi Kovenan Internasional tentang Hak Sipil dan Politik, meningkatkan akses ke bantuan kemanusiaan untuk pengungsi agama dan etnis minoritas. Mereka juga meminta Myanmar untuk mengundang Pelapor Khusus PBB tentang Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan untuk berkunjung.

Rohingya selama ini mendapat perlakuan diskriminasi di Myanmar. Mereka dianggap sebagai imigran ilegal dari Bangladesh dan hidup nomaden serta mendapat perlakuan seperti politik apartheid.
(ian)
Berita Terkait
Bertanggung Jawab Atas...
Bertanggung Jawab Atas Kudeta, AS Sanksi 10 Pejabat Myanmar
AS Mengaku Terganggu...
AS Mengaku Terganggu dengan Laporan Polisi Tembaki Demonstran Myanmar
AS Kesampingkan Solusi...
AS Kesampingkan Solusi Militer untuk Akhiri Kudeta di Myanmar
AS: Penindasan Myanmar...
AS: Penindasan Myanmar Terhadap Muslim Rohingya adalah Genosida
AS dan PBB Kutuk Aksi...
AS dan PBB Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Pengunjuk Rasa Myanmar
Berencana Bunuh Utusan...
Berencana Bunuh Utusan untuk PBB, AS Tangkap Dua Pria Myanmar
Berita Terkini
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
6 menit yang lalu
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
55 menit yang lalu
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
1 jam yang lalu
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
2 jam yang lalu
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
2 jam yang lalu
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved