Warga Irak Berbondong-bondong Kembali ke Ramadi
Minggu, 10 April 2016 - 22:03 WIB
Warga Irak Berbondong-bondong Kembali ke Ramadi
A
A
A
BAGHDAD - Seorang pejabat Irak mengatakan, sejumlah keluarga yang mengungsi telah kembali ke kota Ramadi. Tiga bulan lalu, pasukan Irak dibantu serangan udara Amerika Serikat berhasil mengusir militan ISIS dari kota tersebut.
Walikota Ramadi, Ibrahim al-Osaj mengatakan, pihak berwenang setempat memberi izin kepada warga untuk kembali ke wilayah Ramadi yang telah bebas dari ranjau dan jebakan lainnya yang ditanam oleh ISIS, dikutip dari ABC News, Minggu (10/4/2016).
Al-Osaj mengatakan, ribuan warga Ramadi yang kabur saat kota itu dikuasai oleh ISIS telah kembali ke kota tersebut. Meski begitu, ia tidak menyebut jumlah warga yang kembali secara spesifik.
Stasiun televisi negara Irak menyiarkan video yang menunjukkan Kepala Wakaf Agama Sunni, Sheik Abdul-Latif al-Himaim, memimpin konvoi puluhan mobil ke kota Ramadi.
Ramadi, ibukota provinsi Anbar, jatuh ke tangan ISIS pada bulan Mei lalu. Lewat perjuangan panjang dan bantuan serangan udara AS, tentara Irak berhasil mengusir para ekstremis tersebut pada bulan Desember tahun lalu.
Walikota Ramadi, Ibrahim al-Osaj mengatakan, pihak berwenang setempat memberi izin kepada warga untuk kembali ke wilayah Ramadi yang telah bebas dari ranjau dan jebakan lainnya yang ditanam oleh ISIS, dikutip dari ABC News, Minggu (10/4/2016).
Al-Osaj mengatakan, ribuan warga Ramadi yang kabur saat kota itu dikuasai oleh ISIS telah kembali ke kota tersebut. Meski begitu, ia tidak menyebut jumlah warga yang kembali secara spesifik.
Stasiun televisi negara Irak menyiarkan video yang menunjukkan Kepala Wakaf Agama Sunni, Sheik Abdul-Latif al-Himaim, memimpin konvoi puluhan mobil ke kota Ramadi.
Ramadi, ibukota provinsi Anbar, jatuh ke tangan ISIS pada bulan Mei lalu. Lewat perjuangan panjang dan bantuan serangan udara AS, tentara Irak berhasil mengusir para ekstremis tersebut pada bulan Desember tahun lalu.
(ian)