Ingin Kembali Ditakuti Dunia, Indonesia Tertarik Beli Senjata Rusia

Jum'at, 08 April 2016 - 07:15 WIB
Ingin Kembali Ditakuti...
Ingin Kembali Ditakuti Dunia, Indonesia Tertarik Beli Senjata Rusia
A A A
MOSKOW - Militer Indonesia tertarik untuk membeli senjata-senjata ampuh Rusia. Militer Indonesia ingin kembali pada satu waktu di mana tentaranya ditakuti dunia dan dihormati sekutunya berkat senjata canggih yang dimiliki.

Hal itu disampaikan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal Gatot Nurmantyo, saat kunjungan ke Moskow, Rusia, hari Kamis (7/4/2016).

Jenderal Gatot mengatakan, Indonesia tertarik kerjasama militer dan teknis dengan Rusia. Sebagai negara Asia, kata dia, Indonesia sangat membutuhkan senjata-senjata ampuh.

Kembali dalam waktu, tentara Indonesia ditakuti dan dihormati oleh sekutunya berkat senjata Soviet (Rusia) yang sangat kuat pada saat itu,” katanya.


Kami sangat berharap bahwa kerjasama di lapangan akan terus terjalin saat ini. Kami tertarik pada senjata ampuh,” ujarnya pada pertemuan dengan Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia, Jenderal Valery Gerasimov, seperti dikutip dari Sputniknews.

Menurutnya, kunjungan ke Moskow merupakan perintah langsung dari Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).


Dia tidak merinci, senjata canggih Rusia jenis apa yang membuat militer Indonesia terpikat. Saat ini, senjata Rusia yang memikat banyak negara salah satunya adalah sistem rudal pertahanan S-300 dan S-400. Sedangkan pesawat jet tempur canggih Rusia yang juga banyak dipesan sejumlah negara adalah pesawat jet Su-35 Flanker.

Pada bulan Maret 2016, Menteri Pertahanan Indonesia, Ryamizard Ryacudu, mengumumkan Moskow dan Jakarta pada April ini meneken kontrak untuk pengiriman 10 pesawat jet tempur Su-35 Flanker Rusia untuk menggantikan armada F-5 Tiger buatan Amerika Serikat.

Namun, pengiriman 10 pesawat jet tempur Su-35 itu dilaporkan baru bisa terlaksana tahun 2018 karena Indonesia ikut antre bersama beberapa negara yang juga membeli pesawat jet tempur canggih itu.
(mas)
Berita Terkait
Ukraina Memanas, Ini...
Ukraina Memanas, Ini Pernyataan Resmi Pemerintah Indonesia Lewat Kemenlu
WNI dari Ukraina Tiba...
WNI dari Ukraina Tiba di Indonesia, 14 WNI Masih Tertahan di Rumania
Pengakuan PMI Asal Bali...
Pengakuan PMI Asal Bali Pulang dari Ukraina, Kesulitan Ekonomi dan Bingung Kerja Apa
Viral Video Perkelahiannya,...
Viral Video Perkelahiannya, 2 Bule Rusia Kabur Tinggalkan Indonesia
IMF Bicara Dampak Perang...
IMF Bicara Dampak Perang Rusia-Ukraina pada Ekonomi Indonesia
Kedutaan Ukraina untuk...
Kedutaan Ukraina untuk Indonesia Rilis Video Kerusakan akibat Agresi Rusia
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
38 menit yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
1 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
2 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
3 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
4 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
4 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved