Partai Berkuasa dan Militer Bersitegang Soal Posisi Suu Kyi

Jum'at, 01 April 2016 - 22:08 WIB
Partai Berkuasa dan...
Partai Berkuasa dan Militer Bersitegang Soal Posisi Suu Kyi
A A A
NAYPYITAW - Majelis Tinggi Parlemen Myanmar, yang dikuasai Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), menyetujui RUU yang memberikan Aung San Suu Kyi peran yang kuat dalam pemerintahan. Namun, RUU ini mendapat tentangan dari militer karena dianggap inkonstitusional.

Dalam RUU itu, pemenang Nobel Perdamaian yang juga pemimpin NLD itu ditetapkan menjadi konselor negara. Posisi ini memungkinkan Suu Kyi mengkoordinasikan menteri dan mempengaruhi eksekutif, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (1/4/2016).

Penempatan Suu Kyi ini akan membuatnya terhindar dari ketentuan konstitusi junta militer Myanmar yang melarangnya menjadi pemimpin negara. Suu Kyi dilarang menjadi pemimpin negara itu karena kedua putranya bukan warga negara Myanmar.

RUU ini pun mendapat penolakan dari anggota parlemen yang berasal dari militer dan menyebutnya inkonstitusional. Menurut mereka, posisi konselor membuat kekuasaan terkonsentrasi di tangan satu orang dan tidak memiliki checks and balances.

"Ketentuan dalam RUU itu sama saja dengan menempatkan konselor negara sama dengan presiden, yang bertentangan dengan konstitusi," kata Kolonel Myint Swe, anggota militer dari Majelis Tinggi Myanmar.

Menanggapi kondisi ini, beberapa anggota parlemen mengusulkan agar Mahkamah Konstitusi memutuskan polemik terkait RUU ini.
(ian)
Berita Terkait
Pakar PBB: Junta Myanmar...
Pakar PBB: Junta Myanmar Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan Sejak Kudeta
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
PM Myanmar: Tidak Ada...
PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia
Myanmar Akan Gelar Pemilu...
Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Terjebak Semalaman,...
Terjebak Semalaman, Demonstran Myanmar Berhasil Lolos dari Kepungan Pasukan Keamanan
Berlutut Hadang Polisi...
Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Berita Terkini
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
46 menit yang lalu
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
1 jam yang lalu
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
3 jam yang lalu
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
4 jam yang lalu
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
4 jam yang lalu
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
7 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved