530 Orang Tewas Selama Gencatan Senjata di Suriah
Selasa, 22 Maret 2016 - 22:37 WIB
530 Orang Tewas Selama Gencatan Senjata di Suriah
A
A
A
DAMASKUS - Setidaknya 530 orang tewas dalam 23 hari pertama gencatan senjata di Suriah. Jumlah korban itu tercatat di wilayah yang diberlakukan perjanjian penghentian permusuhan. Demikian laporan yang dirilis oleh Observatorium Suriah untuk HAM.
Sedangkan di wilayah yang tidak berlaku gencatan senjata, menurut kelompok pemantau yang berbasis di London itu, jumlah korban mencapai 1.279 jiwa, seperti dikutip dari laman Reuters, Selasa (22/3/2016).
Gencatan senjata parsial telah diberlakukan di Suriah selama lebih dari tiga pekan. Gencatan senjata ini tidak berlaku bagi kelompok ekstrimis ISIS dan kelompok Al-Qaeda Suriah, Front al-Nusra.
Keberhasilan gencatan senjata ini memungkinkan untuk melangsungkan pembicaraan damai yang berlangsung di Jenewa, Swiss. Pembicaraan damai yang disponsori oleh PBB ini diikuti pemerintah Suriah dan kelompok oposisi.
Namun, utusan PBB untuk perdamaian Suriah Staffan de Mistura mengatakan, buntunya pembahasan mengenai masa depan Presiden Bashar al-Assad ditakutkan dapat memicu peningkatan aksi kekerasan yang telah menurun.
Sedangkan di wilayah yang tidak berlaku gencatan senjata, menurut kelompok pemantau yang berbasis di London itu, jumlah korban mencapai 1.279 jiwa, seperti dikutip dari laman Reuters, Selasa (22/3/2016).
Gencatan senjata parsial telah diberlakukan di Suriah selama lebih dari tiga pekan. Gencatan senjata ini tidak berlaku bagi kelompok ekstrimis ISIS dan kelompok Al-Qaeda Suriah, Front al-Nusra.
Keberhasilan gencatan senjata ini memungkinkan untuk melangsungkan pembicaraan damai yang berlangsung di Jenewa, Swiss. Pembicaraan damai yang disponsori oleh PBB ini diikuti pemerintah Suriah dan kelompok oposisi.
Namun, utusan PBB untuk perdamaian Suriah Staffan de Mistura mengatakan, buntunya pembahasan mengenai masa depan Presiden Bashar al-Assad ditakutkan dapat memicu peningkatan aksi kekerasan yang telah menurun.
(ian)