Aktivis Bongkar Suap Seks Pejabat China via Film Dokumenter

Sabtu, 19 Maret 2016 - 17:16 WIB
Aktivis Bongkar Suap...
Aktivis Bongkar Suap Seks Pejabat China via Film Dokumenter
A A A
BEIJING - Sekelompok aktivis membongkar praktik suap seks yang melibatkan para pejabat pemerintah China melalui film dokumenter. Film itu sekaligus sebagai kampanye melawan pelecahan seksual dengan korban para siswi.

Film tersebut sengaja membuka rahasia kotor dari pejabat sekolah yang menyuap para pejabat pemerintah dengan “menyuguhkan” gadis-gadis muda. Film bertajuk “Hooligan Sparrow” itu merupakan kisah aktivis Ye Haiyan alias Hooligan Sparrow dalam mengungkap skandal kotor pejabat China yang dia sebut sebagai “korupsi seksual”.

Sutradara film, Nanfu Wang, yang merupakan pengagum Haiyan tertarik menggarap film itu.

Film itu bermula dari protes sekelompok aktivis termasuk Hooligan Sparrow atas dugaan pemerkosaan terhadap enam gadis oleh kepala sekolah dan pejabat pemerintah China. Gadis-gadis itu ditemukan tak sadarkan diri di hari hotel setelah insiden itu, dan satu-satunya bukti pada saat itu adalah video surveillance yang menunjukkan gadis-gadis tersebut berjalan ke hotel.


Para gadis mengklaim bahwa mereka dilecehkan secara seksual, tetapi pejabat pemerintah dan kepala sekolah menyangkalnya.

Para pengacara percaya itu kejahatan terorganisir, bahwa pejabat sekolah menyuguhkan gadis-gadis muda sebagai suap kepada pejabat pemerintah. Ketika gadis-gadis itu dibawa ke rumah sakit untuk check-up, hasilnya menunjukkan bahwa mereka mengalami pelecehan seksual,” kata Wang, seperti dikutip IB Times, Sabtu (19/3/2016).

Ada kecurigaan bahwa gadis-gadis muda telah dibius. Media juga melaporkan bahwa gadis-gadis menerima hadiahponsel dan pakaian dari kepala sekolahyang membuat kasus itu bukan pemerkosaan tetapi prostitusi karena hukum di China mengatakan selama Anda dapat membuktikan ada uang yang telah diterima, itu prostitusi,” lanjut Wang.

Tapi, film itu berbuntut panjang. Sutradara dan para aktivis menerima ancaman pembunuhan dari polisi rahasia yang bertindak mirip sekelompok geng.

Ketika saya sedang syuting, saya takut setiap hari karena kami dikejar dari tempat ke tempat. Kami harus bersembunyi. Setiap hari saya takut bahwa kita akan ditangkap atau mereka (polisi) akan mengetahui bahwa saya sedang syuting dan menyita semua peralatan,” kata Wang.

Meski mendapat ancaman pembunuhan, Hooligan Sparrow, tidak gentar. Dia semula khawatir dengan putrinya yang masih remaja. Tapi, putrinya itu justru membakar tekadnya. Ketika suatu hari diberitahu oleh Wang bahwa ada polisi rahasia di lantai bawah, gadis 13 tahun tersebut mengatakan dengan singkat; ”Kami sudah ditakdirkan!


Tapi cerita ini jauh dari selesai. Salah satu pemeran utama dalam film, Wang Yu, salah satu dari dua pengacara hak asasi manusia perempuan di China, secara resmi ditangkap pada 9 Juli 2015 dan dituduh menggulingkan pemerintah.”. Tuduhan itu bisa membuatnya dihukum penjara seumur hidup. Dia masih ditahan tanpa proses pengadilan.


Komisaris Tinggi Dewan HAM PBB mengeluarkan pernyataan pada tanggal 10 Maret 2016 lalu. "Kami mengungkapkan keprihatinan yang mendalam pada tindakan keras tanpa henti dari kejadian yang dialami masyarakat sipil di China, dan penindasan ini kini telah diperluas yang mencakup pembela hak asasi manusia, penjual buku yang vokal dan pengacara,” bunyi pernyataan komisaris itu.
(mas)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
42 menit yang lalu
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
1 jam yang lalu
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
2 jam yang lalu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
4 jam yang lalu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
4 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved