Marzuki Darusman: Dunia Harus Gugat Rezim Kim Jong-un
Senin, 14 Maret 2016 - 17:42 WIB
Marzuki Darusman: Dunia Harus Gugat Rezim Kim Jong-un
A
A
A
JENEWA - Pelapor khusus HAM PBB untuk krisis Korea Utara (Korut), Marzuki Darusman menuturkan, dunia internasional harus bergerak untuk melawan rezim Kim Jong-un. Salah satu caranya adalah dengan menuntut rezim Jong-un, karena telah melakukan kejahatan kemanusiaan di Korea Utara (Korut).
Berbicara di hadapan Dewan HAM PBB di Jenewa, Marzuki mengatakan pemerintah Korut lebih peduli pada pengembangan senjata nuklir, dibandingkan dengan nasib rakyatnya. Menurutnya, banyak sekali warga Korut yang saat ini mengalami kelaparan.
"Korut mencurahkan sumber daya yang besar untuk mengembangkan senjata nuklir dan pemusnah massal lainnya, sementara banyak warganya kekurangan pangan," ucap Marzuki, seperti dilansir Reuters pada Senin (14/3).
"Saya ingin menegaskan kembali seruan saya kepada masyarakat internasional untuk bergerak maju guna memastikan akuntabilitas kepemimpinan senior Republik Demokratik Rakyat Korea, termasuk Kim Jong-un," sambungnya.
Ini bukan pertama kali Marzuki mendesak dunia internasional untuk menekan Korut, dan meminta pemimpin Jong-un untuk diadili karena dinilai melakukan kejahatan manusia. Sebelumnya, Marzuki pernah mengatakan bahwa rezim Korut diduga melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan, termasuk di kamp-kamp kerja paksa ala rezim Nazi.
Sementara itu, Pyongyang telah secara konsisten menepis tuduhan tersebut. Korut juga menolak bertanggung jawab atas pelanggaran HAM.
Berbicara di hadapan Dewan HAM PBB di Jenewa, Marzuki mengatakan pemerintah Korut lebih peduli pada pengembangan senjata nuklir, dibandingkan dengan nasib rakyatnya. Menurutnya, banyak sekali warga Korut yang saat ini mengalami kelaparan.
"Korut mencurahkan sumber daya yang besar untuk mengembangkan senjata nuklir dan pemusnah massal lainnya, sementara banyak warganya kekurangan pangan," ucap Marzuki, seperti dilansir Reuters pada Senin (14/3).
"Saya ingin menegaskan kembali seruan saya kepada masyarakat internasional untuk bergerak maju guna memastikan akuntabilitas kepemimpinan senior Republik Demokratik Rakyat Korea, termasuk Kim Jong-un," sambungnya.
Ini bukan pertama kali Marzuki mendesak dunia internasional untuk menekan Korut, dan meminta pemimpin Jong-un untuk diadili karena dinilai melakukan kejahatan manusia. Sebelumnya, Marzuki pernah mengatakan bahwa rezim Korut diduga melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan, termasuk di kamp-kamp kerja paksa ala rezim Nazi.
Sementara itu, Pyongyang telah secara konsisten menepis tuduhan tersebut. Korut juga menolak bertanggung jawab atas pelanggaran HAM.
(esn)