Militer Filipina Tolak Negosiasikan Nasib Sandera Militan Islam

Jum'at, 11 Maret 2016 - 22:19 WIB
Militer Filipina Tolak...
Militer Filipina Tolak Negosiasikan Nasib Sandera Militan Islam
A A A
MANILA - Juru bicara militer Filipina menyatakan tidak akan bernegosiasi dengan kelompok militan Islam yang menuntut uang tebusan dalam waktu satu bulan. Uang tebusan itu untuk membebaskan tiga orang asing dan seorang wanita Filipina yang disandera.

Menurut Brigadir Jenderal Restituto Padilla, unit militer yang mengejar kelompok militan Abu Sayyaf telah berhasil mendekati posisi kelompok tersebut. Karenanya, ia menolak batas waktu satu bulan yang diberikan oleh militan sebagai taktik untuk meringankan tekanan militer yang mereka hadapi.

"Tidak ada kebijakan tentang negosiasi dengan penculik, termasuk pembayaran uang tebusan. Kami semakin dekat dengan mereka, karenanya mereka mempercepat permintaan tebusan agar mereka bisa melarikan diri dari tangan hukum. Kami sedikit lagi menangkap mereka," tutur Padilla seperti dikutip dari Reuters, Jumat (11/3/2016).

Sebelumnya, kelompok Abu Sayyaf merilis video terbaru empat orang sandera yang mereka culik pada bulan November lalu. Dalam video terbaru itu, tiga warga asing yang diculik oleh Abu Sayyaf memohon untuk dibebaskan. Ini adalah ketiga kalinya militan telah merilis video para tawanan.

Tiga warga asing yang diculik diketahui berasal dari Kanada (2 orang) dan Norwegia (1 orang). Bersama mereka terdapat 1 wanita Filipina. Mereka diculik di sebuah resor di pulau sebelah selatan Filipina pada bulan September tahun lalu. Saat ini mereka diyakini berada di Pulau Jolo, wilayah yang menjadi markas kelompok militan Abu Sayyaf.
(ian)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
44 menit yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
1 jam yang lalu
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
2 jam yang lalu
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
3 jam yang lalu
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
11 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
12 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved