Puncak Pembicaraan Damai Suriah Digelar 14 Maret
Selasa, 08 Maret 2016 - 23:17 WIB
Puncak Pembicaraan Damai Suriah Digelar 14 Maret
A
A
A
JENEWA - Utusan Khusus PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura, berencana untuk memulai pembicaraan damai substantif untuk mengakhiri konflik di Suriah pada 14 Maret mendatang.
Menurut juru bicara de Mistura, Jessy Chahine, meskipun pembicaraan resmi akan dilanjutkan pada 9 Maret, beberapa peserta dalam pembicaraan akan tiba di Jenewa pada 12 Maret, 13 Maret dan 14 Maret, seperti dikutip dari laman Reuters, Selasa (8/3/2016)
Chahine juga mengatakan, dalam lanjutan pembicaraan damai itu, sejumlah peserta yang mengikuti pembicaraan damai sebelumnya juga turut diundang.
Pada tanggal 29 Januari lalu, pembicaraan antara pemerintah Suriah dan perwakilan dari oposisi Suriah sudah dilakukan di kota yang sama. Namun, Utusan Khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura mengatakan, pada tanggal 3 Februari, pembicaraan telah diputuskan untuk berhenti sementara dan berharap dilanjutkan pada tanggal 25 Februari.
Sebelumnya, anggota dewan oposisi Suriah menyatakan, pihaknya akan menghadiri pembicaraan damai Suriah yang diinisiasi oleh PBB di Jenewa, meski pejabat kelompok oposisi yang lain mengatakan belum membuat keputusan.
Menurut juru bicara de Mistura, Jessy Chahine, meskipun pembicaraan resmi akan dilanjutkan pada 9 Maret, beberapa peserta dalam pembicaraan akan tiba di Jenewa pada 12 Maret, 13 Maret dan 14 Maret, seperti dikutip dari laman Reuters, Selasa (8/3/2016)
Chahine juga mengatakan, dalam lanjutan pembicaraan damai itu, sejumlah peserta yang mengikuti pembicaraan damai sebelumnya juga turut diundang.
Pada tanggal 29 Januari lalu, pembicaraan antara pemerintah Suriah dan perwakilan dari oposisi Suriah sudah dilakukan di kota yang sama. Namun, Utusan Khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura mengatakan, pada tanggal 3 Februari, pembicaraan telah diputuskan untuk berhenti sementara dan berharap dilanjutkan pada tanggal 25 Februari.
Sebelumnya, anggota dewan oposisi Suriah menyatakan, pihaknya akan menghadiri pembicaraan damai Suriah yang diinisiasi oleh PBB di Jenewa, meski pejabat kelompok oposisi yang lain mengatakan belum membuat keputusan.
(ian)