Sudan: Jika AS Peduli HAM, Ikut ICC Atau Diam

Selasa, 08 Maret 2016 - 20:32 WIB
Sudan: Jika AS Peduli...
Sudan: Jika AS Peduli HAM, Ikut ICC Atau Diam
A A A
JAKARTA - Kedutaan Besar (Kedubes) Repulik Sudan di Jakarta merasa prihatin dengan pernyataan yang dikeluarkan oleh Kedubes Amerika Serikat (AS) di Jakarta terkait partisipasi Presiden Omar Hassan Ahmad al-Bashir dalam KTT Luar Biasa Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Jakarta.

Dalam pernyataannya, Kedubes Sudah mengingatkan jika kehadiran Presiden HE Omar Hassan Ahmad al-Bashir dalam KTT Luar Biasa OKI tersebut adalah atas permintaan dari Republik Indonesia dan Sekretariat Jenderal OKI yang telah diamanatkan oleh seluruh anggota OKI yang terdiri dari 50 negara.

"Pernyataan (Kedubes AS) tersebut sama saja dengan tidak menghormati seluruh negara anggota OKI, termasuk Republik Indonesia," begitu pernyataan Kedubes Sudan yang diterima Sindonews, Selasa (8/3/2016).

Selain itu, sambung pernyataan itu, kehadiran Presiden Omar Hassan Ahmad al-Bashir seperti pemimpin OKI lainnya adalah untuk menunjukkan dukungan bagi Palestina yang tak berdosa dan dibunuh dengan darah dingin oleh negara Zionis di bawah dukungan penuh dan perlindungan oleh AS.

"Jika pemerintah AS memberikan dukungan penuh terhadap ICC dan sangat sangat fokus terhadap keadilan internasional serta mendukung penuh upaya tersebut maka mereka harus maju dan bergabung dengan ICC sebagai bagian dari konvensi tersebut atau tutup mulut," demikian pernyataan Kedubes Sudan.
(ian)
Berita Terkait
AS Resmi Cabut Sudan...
AS Resmi Cabut Sudan dari Daftar Negara Sponsor Terorisme
Promosikan Normalisasi...
Promosikan Normalisasi Hubungan Israel-Arab, Menlu AS Sambangi Sudan
AS Desak Tetap Terbentuknya...
AS Desak Tetap Terbentuknya Pemerintahan Sipil di Sudan
Sudan Ancam Batalkan...
Sudan Ancam Batalkan Normalisasi Hubungan dengan Israel
400 Orang Tewas Seminggu...
400 Orang Tewas Seminggu Pertempuran Sudan Berkecamuk, 1 di Antaranya Warga AS
Sudan Tolak Normalisasi...
Sudan Tolak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Berita Terkini
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
7 menit yang lalu
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
1 jam yang lalu
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
2 jam yang lalu
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
3 jam yang lalu
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
3 jam yang lalu
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
5 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Harus Setor...
Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang jika Ingin Dibantu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved