Ini Cara Korut Siasati Sanksi Ekonomi AS

Minggu, 21 Februari 2016 - 18:47 WIB
Ini Cara Korut Siasati...
Ini Cara Korut Siasati Sanksi Ekonomi AS
A A A
WASHINGTON - Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, kemungkinan akan mengirim lebih banyak warganya untuk bekerja di luar negeri. Ini dilakukan untuk mengimbangi kerugian keuangan yang ditimbulkan akibat sanksi eknomi yang baru dijatuhkan oleh Amerika Serikat (AS).

"Sanksi AS itu akan menyebabkan rezim Kim Jong-un semakin mengetatkan ikat pinggangnya. Kemungkinan besar, Kim Jong-un akan mengirimkan puluhan ribu pekerja tambahan ke luar negeri untuk mendapatkan mata uang asing," ujar aktivis Kristen dan relawan kemanusiaan yang berbasis di Asia Tim Peters dikutip dari Sputnik, Minggu (21/2/2016).

Menurut Peter, Korut akan memotong hingga 80% gaji dari para pekerja yang dikirim ke luar negeri sebagai kompensasi dari pendapatan yang hilang akibat sanksi yang dijatuhkan oleh AS dan penutupan pusat industri Kaesong oleh Korea Selatan (Korsel).

Dikatakan oleh Peter, ini adalah strategi Korut untuk mendapatkan uang secara instan guna meningkatkan penerimaan dengan cara cupet. Cara ini juga untuk mempertahankan diri warga Korut yang dihadapkan dengan kesejahteraan di China dan negara lain.

Korut pada awal bulan ini menembakkan rudal jarak jauh yang memicu reaksi dunia internasional. Washington menyikapi tindakan Korut tersebut dengan sanksi yang lebih tegas. Sementara Korsel memutuskan untuk menutup kawasan industri Kaesong karena menganggap Korut telah menyelewengkan dana untuk kawasan industri itu untuk program senjata.
(ian)
Berita Terkait
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Amerika Serikat Unjuk...
Amerika Serikat Unjuk Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Dunia
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
Berita Terkini
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
4 jam yang lalu
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
5 jam yang lalu
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
5 jam yang lalu
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
7 jam yang lalu
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
8 jam yang lalu
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
8 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved