Baru Berumur 4 Tahun, Bocah di Mesir Dipenjara Seumur Hidup

Sabtu, 20 Februari 2016 - 09:31 WIB
Baru Berumur 4 Tahun,...
Baru Berumur 4 Tahun, Bocah di Mesir Dipenjara Seumur Hidup
A A A
KAIRO - Seorang bocah yang baru berumur empat tahun di Mesir dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas tuduhan pembunuhan. Kasus itu terjadi, ketika si bocah baru berumur dua tahun saat demo besar pecah di Kairo.

Bocah yang bahkan belum cukup umur untuk masuk sekolah dasar (SD) itu bernama Ahmed Mansour Karni. Dia dihukum melalui pengadilan in absentia pada pekan ini di pengadilan militer di Kairo barat.

Bocah itu satu di antara 116 orang yang dijatuhi hukuman serupa.

Selain tuduhan pembunuhan, dia juga dituduh menganggu perdamaian dan perusakan fasilitas milik negara ketika protes berlangsung pada Januari 2014.

Menurut laporan Middle East Eye, dalam pengadilan, Karni didakwa dengan empat tuduhan pembunuhan, delapan tuduhan percobaan pembunuhan, perusakan properti milik Administrasi Kesehatan Mesir, mengancam tentara dan polisi dan perusakan terhadap kendaraan pasukan keamanan Mesir.

Pengacaranya, Mohammed Abu Hurira, menyindir kasus bocah itu mungkin membuktikan bahwa “Mesir diperintah oleh orang gila”.

Tidak ada keadilan di Mesir,” kata Hurira, kepada Jerusalem Post. "Tidak ada alasan. Logika bunuh diri beberapa waktu lalu. Mesir gila. Mesir diperintah oleh sekelompok orang gila,” katanya.

Pengacara lainnya, Faisal a-Sayd, menyodorkan akte kelahiran anak itu di pengadilan untuk membuktikan terdakwa belum cukup umur. Tetapi, hakim tidak membacanya.


Akte kelahiran bocah Ahmed Mansour Karni ini disajikan setelah pasukan keamanan negara menambahkan namanya ke daftar terdakwa, tapi kemudian kasus itu dipindahkan ke pengadilan militer dan anak dijatuhi hukuman dalam persidangan in absentia berikutnya,” ujar a-Sayd.

Ini membuktikan bahwa hakim tidak membaca kasus ini,” imbuh dia.

Amnesty International melaporkan bahwa Karni bukanlah anak pertama yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Organisasi itu melaporkan bahwa pada bulan November, sebuah pengadilan di Alexandria menghukum penjara terhadap 78 anak, yang di antaranya berusia dua dan lima tahun karena ikut demo mendukung Mohamed Morsi—presiden terguling Mesir.
(mas)
Berita Terkait
Tim Arkeolog Mesir Temukan...
Tim Arkeolog Mesir Temukan Sarkofagus Kayu Kuno di Situs Saqqara
Berfoto di Piramida...
Berfoto di Piramida Kuno, Model Asal Mesir Ditangkap
Melihat Koleksi Museum...
Melihat Koleksi Museum Nasional Peradaban Mesir di Kairo
6 Fakta tentang Alexandria,...
6 Fakta tentang Alexandria, dari Alexander Agung hingga Banyak Mitos
Pesta Kemenangan Rakyat...
Pesta Kemenangan Rakyat Senegal Juarai Piala Afrika 2021
67 Juta Warga Mesir...
67 Juta Warga Mesir Berhak Berikan Suaranya dalam Pemilihan Presiden Mesir
Berita Terkini
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
57 menit yang lalu
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
2 jam yang lalu
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
2 jam yang lalu
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
3 jam yang lalu
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
4 jam yang lalu
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved