Serangan Udara AS di Suriah Tewaskan 15 Warga Sipil
Kamis, 18 Februari 2016 - 22:28 WIB
Serangan Udara AS di Suriah Tewaskan 15 Warga Sipil
A
A
A
DAMASKUS - Kelompok pemantau konflik Suriah, Observatorium HAM untuk Suriah, menyatakan bahwa setidaknya 38 orang tewas akibat serangan udara yang dilakukan oleh pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS). Serangan tersebut dilakukan di provinsi Hasaka, timur laut Suriah dalam dua hari terakhir.
Jumlah tersebut termasuk 15 orang warga sipil yang tewas ketika serangan udara pasukan koalisi menghantam sebuah toko roti di al-Shadadi, dekat perbatasan dengan Irak, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (18/2/2016).
Al-Shadadi adalah titik logistik untuk kelompok Negara Islam Irak Suriah atau ISIS. Kota ini terletak dekat dengan jalan raya. Jika lokasi ini berhasil dikuasai, maka akan mengisolasi Raqqa, ibukota de facto ISIS.
Sementara itu, juru bicara pasukan koalisi menyatakan telah melakukan 19 serangan udara terhadap sejumlah titik yang dikuasai oleh ISIS di Irak dan Suriah. Dari jumlah itu, tujuh serangan dilakukan di Suriah dan berhasil melumpuhkan unit taktis ISIS, kendaraan bermotor, peledak dan sejumlah gedung.
Sedangkan 12 serangan dilakukan di delapan kota yang ada di Irak. Serangan udara itu berhasil menghancurkan roket, senapan mesin dan sejumlah tempat persembunyian strategis serta sejumlah target lainnya.
Jumlah tersebut termasuk 15 orang warga sipil yang tewas ketika serangan udara pasukan koalisi menghantam sebuah toko roti di al-Shadadi, dekat perbatasan dengan Irak, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (18/2/2016).
Al-Shadadi adalah titik logistik untuk kelompok Negara Islam Irak Suriah atau ISIS. Kota ini terletak dekat dengan jalan raya. Jika lokasi ini berhasil dikuasai, maka akan mengisolasi Raqqa, ibukota de facto ISIS.
Sementara itu, juru bicara pasukan koalisi menyatakan telah melakukan 19 serangan udara terhadap sejumlah titik yang dikuasai oleh ISIS di Irak dan Suriah. Dari jumlah itu, tujuh serangan dilakukan di Suriah dan berhasil melumpuhkan unit taktis ISIS, kendaraan bermotor, peledak dan sejumlah gedung.
Sedangkan 12 serangan dilakukan di delapan kota yang ada di Irak. Serangan udara itu berhasil menghancurkan roket, senapan mesin dan sejumlah tempat persembunyian strategis serta sejumlah target lainnya.
(ian)